"Kalau ditanya pusing? Pusing. Ini kan (pelatih) hilang, senior, U-23, U-20. Kalau ditanya 'kapan kita pengumuman pelatih baru?' belum. Saya masih perlu waktu, konsolidasi, dua hal," jelas mantan pemilik Inter Milan ini.
Meski Shin Tae-yong terbuka untuk kembali melatih TimnasIndonesia, Erick menekankan bahwa masyarakat dan suporter harus bisa melupakan masa lalu.
"Kita kan harus move on. Kita kan juga move on dari Shin Tae-yong," tegasnya.
Shin Tae-yong sendiri sempat menyatakan, Indonesia tetap menjadi pilihan utama jika PSSI menunjukkan niat sungguh-sungguh untuk mendatangkannya kembali.
"Hati saya akan tetap condong ke Indonesia. Bahkan kalau ada tawaran sedikit lebih baik dari negara lain, tetapi Indonesia menawar dengan niat sungguh-sungguh, Indonesia akan selalu jadi pilihan pertama saya," kata Shin.
Hingga kini, PSSI masih menimbang berbagai opsi sebelum menunjuk pelatih baru, dengan fokus pada pembangunan tim yang berkesinambungan di semua level.*