BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

FIFA Sanksi Israel Setelah Aduan Palestina, Namun Mengapa Standar Ganda Terjadi?

Adam - Jumat, 20 Maret 2026 08:32 WIB
FIFA Sanksi Israel Setelah Aduan Palestina, Namun Mengapa Standar Ganda Terjadi?
Presiden FIFA Gianni Infantino berbicara dalam konferensi pers di Qatar National Convention Center, Doha, Sabtu, 19 November 2022, menjelang Piala Dunia Qatar 2022. (foto: Coffrini Kain / AFP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA FIFA resmi menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Federasi Sepakbola Israel (IFA) setelah menerima aduan dari Federasi Sepakbola Palestina (PFA).

Keputusan ini mencakup denda besar, peringatan keras, dan kewajiban sosial yang harus dipatuhi oleh Israel, dengan tujuan untuk menanggapi isu diskriminasi terhadap pemain Palestina.

Menurut laporan yang dikutip dari Aljazeera pada Jumat (20/3), FIFA memberikan tiga hukuman kepada IFA.

Baca Juga:

Yang pertama adalah denda sebesar 150.000 Franc Swiss, atau sekitar Rp3,2 miliar.

Sanksi kedua berupa peringatan resmi kepada IFA, sementara yang ketiga mewajibkan Israel untuk memasang spanduk bertuliskan "Football Unites the World – No to Discrimination" di sisi logo Federasi Sepakbola Israel setiap kali Timnas Israel berlaga di kandang dalam pertandingan FIFA A Match.


Sanksi ini muncul setelah FIFA menerima laporan dari PFA yang menuduh adanya diskriminasi terhadap pemain-pemain Palestina yang berlaga di wilayah Tepi Barat.

Komisi Disiplin FIFA melaporkan bahwa IFA sama sekali tidak memberikan respons atas aduan yang diajukan oleh PFA, sehingga FIFA terpaksa mengambil langkah tegas.

"FIFA meminta Israel untuk mematuhi arahan tersebut, dengan memasang spanduk besar yang mengusung pesan penting mengenai kesetaraan dan anti-diskriminasi," ungkap FIFA dalam pernyataan resmi mereka.

Sanksi ini menjadi sorotan global karena telah menimbulkan pertanyaan terkait standar yang diterapkan oleh FIFA, terutama dibandingkan dengan keputusan yang diambil terkait dengan Rusia.

Langkah FIFA ini memunculkan pertanyaan mengapa Israel tidak diberikan sanksi yang lebih berat, seperti yang diterima Rusia pada 2022.

Ketika Rusia melancarkan serangan militer ke Ukraina, FIFA langsung membekukan seluruh aktivitas sepakbola Rusia di level internasional, termasuk tim nasional dan klub-klub mereka.

Hingga kini, tim nasional Rusia dan klub-klub mereka masih absen dari kompetisi internasional.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Percepat Konversi PLTD ke PLTS untuk Hemat Energi di Tengah Krisis Minyak Global, Kurangi Ketergantungan pada Minyak dan Gas
Presiden Prabowo Instruksikan Efisiensi Energi di Sektor Spesifik Antisipasi Krisis Minyak Global
Menkeu Purbaya: Kementerian Tidak Ingin Memotong Anggaran, Jadi Saya Tentukan Sendiri
Harga BBM Melonjak di ASEAN Akibat Konflik Timur Tengah, Singapura Capai Rp 58.305 per Liter
Prabowo: Jika Tak Masuk BoP, Kita Tak Bisa Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Pemerintah Akan Terapkan WFH Satu Hari Seminggu Setelah Lebaran: Hemat 1/5 Konsumsi BBM
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru