Selat Hormuz Dibuka, AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan Sementara
JAKARTA Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditandai dengan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat H
INTERNASIONAL
CIREBON –Fransiskus Marbun, seorang teman dekat Eky, kini menjadi sorotan publik setelah membongkar pengakuan mengejutkan terkait kasus Vina Cirebon. Fransiskus mengungkapkan bahwa Iptu Rudiana, yang dikenal sebagai ayah Eky, telah mengakui bahwa kematian Vina dan Eky sebenarnya disebabkan oleh kecelakaan. Pengakuan ini muncul di tengah gelombang berita yang melibatkan kematian keduanya dan kasus pembunuhan yang menghebohkan masyarakat Cirebon.
Menurut Fransiskus, pada malam kejadian, Iptu Rudiana secara terbuka menyatakan bahwa Eky dan Vina tewas karena kecelakaan. Fransiskus menegaskan bahwa Iptu Rudiana bahkan menandatangani dokumen di rumah sakit yang menyatakan bahwa Eky meninggal dunia akibat kecelakaan. “Beliau tanda tangan kalau anaknya meninggal karena kecelakaan,” ungkap Fransiskus dalam wawancaranya dengan Youtube Uya Kuya, Senin (12/8/2024).
Fransiskus Marbun mengenang momen-momen bersama Eky ketika mereka masih remaja, di mana Eky dikenal dengan kebiasaan mengendarai motor secara ugal-ugalan. Meskipun Eky terkenal berani dan nekat di jalan raya, Fransiskus menegaskan bahwa dia tidak pernah terlibat dalam konflik fisik dengan orang lain. “Eky memang berani dan kadang ugal-ugalan saat berkendara, tapi tidak pernah terlibat berkelahi,” kata Fransiskus.
Setelah kematian Eky dan Vina, Fransiskus menyatakan bahwa reaksi awal Iptu Rudiana sangat mengejutkan teman-temannya. “Kita sempat kecewa, kenapa beliau yang seorang polisi tidak mengusut lebih dalam. Malam itu, beliau datang dengan ekspresi sedih dan langsung mengakui bahwa itu adalah kecelakaan,” jelasnya.
Fransiskus menambahkan bahwa pada saat itu, Iptu Rudiana tidak melakukan investigasi lebih lanjut di rumah sakit. “Saya pribadi merasa tidak ada pertanyaan dari pihak beliau,” ujarnya. Fransiskus juga mengingat bagaimana sampai acara yasinan 3 hari di rumah Eky, mereka semua masih mempercayai bahwa kematian tersebut disebabkan oleh kecelakaan.
Namun, situasi berubah sekitar satu minggu kemudian ketika berita tentang penangkapan pelaku pembunuhan mulai beredar. “Setelah kesurupan itu heboh, satu Cirebon jadi heboh,” tambah Fransiskus, menunjukkan perubahan besar dalam narasi kasus yang awalnya dianggap sebagai kecelakaan.
Dengan perkembangan terbaru ini, Fransiskus Marbun memberikan pandangan baru tentang kasus Vina dan Eky, yang telah menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi. Pengakuan Iptu Rudiana ini menambah kompleksitas kasus dan memberikan perspektif baru pada peristiwa yang telah mengguncang masyarakat Cirebon.
(N/014)
JAKARTA Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan gencatan senjata yang ditandai dengan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat H
INTERNASIONAL
BINJAI Wakil Komandan Tim Kampanye Nasional PrabowoGibran Sport, EW Gurky, mengapresiasi kinerja Polres Binjai yang berhasil mengungk
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap enam kasus peredaran narkotika dalam kurun waktu sepekan, sejak 1 hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Program kelas tambahan di SMP Negeri 1 Padangsidimpuan yang sempat disorot terkait dugaan pungutan biaya, mendapat tangga
PENDIDIKAN
JAKARTA Dua kapal tanker milik Pertamina, yakni Gamsunoro dan Pertamina Pride, hingga kini belum dapat melintas di Selat Hormuz. Meski d
EKONOMI
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) menilai polemik ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) telah berlangsung t
POLITIK
SIAK Insiden tragis terjadi saat ujian praktik sains di SMP Islamic Center Siak, Riau. Seorang pelajar kelas IX berinisial MA (15) menin
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp1,77 triliun dari APBN untuk menahan kenaikan biaya haji 2026 di tengah lonjakan harga av
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan segera mengambil sumpah hakim konstitusi pengganti Anwar Usman serta anggota Ombudsman RI da
NASIONAL
JAKARTA Bank Indonesia (BI) akan menyetorkan sisa surplus anggaran tahun buku 2025 sebesar Rp40 triliun kepada pemerintah. Dana tersebut a
EKONOMI