Pakistan Minta AS dan Iran Jaga Gencatan Senjata Meski Perundingan di Islamabad Buntu
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA –Kepolisian Metro Jakarta Utara tengah menyelidiki kasus teror yang melibatkan pelemparan bangkai ayam oleh dua orang tak dikenal ke halaman Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Utara. Kasus ini pertama kali terungkap pada Kamis pagi (8/8), sekitar pukul 03.25 WIB.
Menurut keterangan Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan, kedua pelaku menggunakan sepeda motor dan mengenakan atribut jaket ojek online saat melancarkan aksinya. Mereka diduga berjumlah dua orang dan hanya salah satu dari mereka yang turun untuk melakukan tindakan tersebut.
“Pelaku ancaman dilakukan oleh dua orang laki-laki tak dikenal,” ujar Kombes Gidion Arif Setyawan dalam pernyataannya kepada wartawan pada Jumat (9/8). “Mereka menggunakan sepeda motor dengan helm tertutup serta jaket ojek online. Salah satu dari mereka turun dari motor dan melemparkan bungkusan plastik hitam ke halaman kantor KPU Jakarta Utara.”
Bangkai ayam yang ditemukan dalam kondisi tanpa kepala tersebut disertai dengan sebuah pesan ancaman yang ditulis di selembar kertas. Pesan itu berisi peringatan kepada Abie Maharullah Madugiri, seorang komisioner KPU Jakarta Utara, yang mengandung ancaman serius. Pesan tersebut berbunyi: “Peringatan keras ABIE MAHARULLAH MADUGIRI. Jangan kamu main-main atau keluargamu taruhannya. Ingat itu & camkan baik-baik.”
Menurut Kombes Gidion, kantong plastik berwarna hitam yang berisi bangkai ayam dan pesan ancaman ditemukan oleh petugas keamanan kantor pada pukul 06.00 WIB, saat mereka hendak menaikkan bendera Merah Putih. “Ketika petugas sekuriti melihat bungkusan plastik hitam di halaman kantor, mereka langsung memeriksanya dan menemukan isi yang mengkhawatirkan tersebut,” tambahnya.
Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami kasus ini untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Penyelidikan melibatkan pengumpulan bukti dan informasi dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian. Kombes Gidion menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian berkomitmen untuk mengungkap kasus ini secara tuntas.
Kapolres Metro Jakarta Utara juga menegaskan bahwa meskipun pelaku belum tertangkap, pihak kepolisian telah memulai langkah-langkah preventif dan investigasi untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh tindakan teror semacam ini.
Sementara itu, pihak KPU Jakarta Utara juga sudah merespons dengan meningkatkan keamanan di kantor mereka. Mereka berharap agar pelaku segera ditemukan dan kasus ini dapat diselesaikan secepat mungkin.
(N/014)
ISLAMABAD Pemerintah Pakistan meminta Amerika Serikat dan Iran tetap menjaga gencatan senjata meski perundingan terbaru di Islamabad berak
INTERNASIONAL
JAKARTA Koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar aksi memperingati 30 hari penyiraman air ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Oditurat Militer menanggapi usulan pelibatan hakim ad hoc dalam sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Or
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyebut alokasi dana bantuan bencana dari pemerintah pusat untuk Sumut periode 20262028 m
EKONOMI
BANDA ACEH Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam Iskandar Muda, Ali Imran, menegaskan komitmennya membentuk putraputri
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, AM Akbar Supratman, mengapresiasi terpilihnya Sugiono sebagai Ketua
POLITIK
Oleh Raman KrisnaLONJAKAN harga bahan baku plastik di Sumatera Utara hingga puluhan persen bukan lagi sekadar persoalan pasar. Ini adalah p
OPINI
JAKARTA Bareskrim Polri terus mengusut kasus dugaan penipuan oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI) yang merugikan hingga Rp2,4 triliun. Pen
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait anggaran Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya praktik tak wajar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
HUKUM DAN KRIMINAL