Minggu Pertama Puasa, 245 KK Korban Bencana Tapsel Bisa Tinggal di Huntara Nyaman
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
BOGOR –Polisi terus mendalami kasus ledakan gas elpiji yang mengguncang sebuah rumah di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam penyelidikan terbaru, pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti, termasuk 108 tabung gas dari berbagai ukuran serta beberapa alat suntik dan timbangan.
Kanit Reskrim Polsek Cileungsi, Ipda Ari Badau, menjelaskan bahwa barang bukti yang disita terdiri dari tabung gas berukuran 3 kg dan 12 kg. Dari total 108 tabung gas yang ditemukan di lokasi kejadian, sebanyak 28 tabung di antaranya berukuran 12 kg, sementara sisanya berukuran 3 kg. “Tabung gas ada ukuran 3 kg sama 12 kg, kemudian alat suntik, sama timbangan (barang bukti yang disita),” ujar Ari pada Kamis (8/8/2024).
Pihak kepolisian menduga bahwa rumah tersebut digunakan untuk aktivitas pengoplosan gas elpiji ilegal. Dugaan ini muncul setelah ledakan terjadi, dan warga baru mengetahui aktivitas di rumah tersebut setelah kejadian. “Iya, kami dalami penyelidikan. Untuk aktivitas, keterangan dari warga tidak mengetahui. Hanya, setelah kejadian, baru diketahui,” kata Kapolsek Cileungsi, Kompol Maduransyah Putra, pada Rabu (7/8/2024).
Menurut informasi yang diperoleh, aktivitas di dalam rumah berlangsung secara tertutup, sehingga tetangga sekitar tidak menyadari adanya pengoplosan gas di lokasi tersebut. “Tetangga sebelah rumah korban baru tahu rumah tersebut dijadikan tempat pengoplosan gas, jadi aktivitas tertutup,” ungkap Wahyu, salah seorang tetangga.
Ledakan yang terjadi mengundang perhatian besar dari pihak berwenang, mengingat potensi bahaya dari pengoplosan gas yang tidak sesuai standar. Polisi kini berfokus pada penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik aktivitas ilegal ini dan memastikan keamanan masyarakat di sekitar area.
Penyelidikan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengatasi kasus-kasus serupa dan mencegah terjadinya kejadian yang dapat membahayakan keselamatan warga. Dengan penyitaan barang bukti yang cukup signifikan, diharapkan kasus ini dapat segera terpecahkan dan pelaku dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.
(N/014)
TAPSEL Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah membangun hunian sementara (huntara) bagi 245 kepala keluarga (KK) korban bencana di Kabup
NASIONAL
PADANG Delapan remaja dilaporkan terjebak air bah di Pemandian Lubuk Tongga, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tanga
PERISTIWA
PADANG Malam ini, jemaah Tarekat Naqsyabandiyah di Kota Padang melaksanakan salat tarawih pertama di awal Ramadan 1447 Hijriah. Salah sa
AGAMA
JAKARTA Tersangka pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks, Tifauzia Tyassuma, atau akrab disapa Dokter Tifa, mengungkapkan bahwa penel
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Dokter Tifa membeberkan hasil penelitiannya terkait ijazah Joko Widodo. Ia mengungkap setid
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin (16/2/2026), menyebabkan beberapa titik kembali terendam banjir. Sal
PERISTIWA
TAPANULI TENGAH Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, melaporkan banjir melanda seluruh kecamatan di wilayahnya akibat hujan merata
PERISTIWA
PEKALONGAN Amat Muzakhim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, menjadi sasaran penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) pada S
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri kegiatan punggahan yang digelar di Jalan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong percepatan penyelesaian revitalisasi Stadion Teladan agar fasilitas olahraga te
OLAHRAGA