Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
Penulis : Shohibul Anshor Siregar
Di bawah langit yang terus dipenuhi bayangan crane dan deru mesin bor, para penghuni kota yang tak dianggap dipaksa minggir, digusur, dilupakan. Mereka tidak punya surat hak milik, katanya.
Mereka hanya punya sejarah tinggal, akar komunitas, dan pengabdian panjang pada tanah yang telah mereka rawat.
Tapi logika kapital tidak menerima semua itu. Maka datanglah ultimatum, datanglah aparat, datanglah alat berat—lalu datanglah luka.
Namun dari reruntuhan rumah yang dirobohkan dan puing harapan yang dibungkam, muncul suara yang menolak diam. Inilah "Lawan Penggusuran", album kompilasi dari sepuluh band punk di Medan, dirilis dalam format kaset pita—sebuah simbol keras kepala dan keteguhan untuk terus bersuara dalam sistem yang membungkam.
Jovan Siahaan, salah seorang pentolan dalam inisiatif kritis ini, ingin menambah pertanda bagi tak selalu diperlukannya keadilan untuk nasib orang lemah. Bahkan tampsknya tak boleh diaudit oleh deru demokratisasi yang lebih menilih berhenti sebatas pembisingan atas keluhuran kemanusiaan hakiki.
Musik ini bukan sekadar hiburan, melainkan dokumentasi perlawanan; bukan sekadar dentuman drum, melainkan detak jantung mereka yang tersingkir.
Sejak kelahirannya di Inggris dan Amerika Serikat pada akhir 1970-an, punk adalah musik dari mereka yang tak dianggap. Di tangan anak-anak muda buruh kota London, punk lahir sebagai jeritan atas pengangguran massal, rasisme, perumahan kumuh, dan sistem politik yang busuk.
The Clash menyanyikan London's burning with boredom now, karena kota itu hanya membakar para pekerja demi kenyamanan elit. Di Amerika Latin, punk hidup dalam bayang-bayang kediktatoran dan represi, menjadi suara bawah tanah dari yang dibungkam oleh negara. Di Indonesia, punk muncul dari keresahan serupa: gentrifikasi, kemiskinan, represifitas aparat, dan tirani proyek pembangunan.
Punk bukan genre musik. Ia adalah sikap. Ia adalah jalan keluar dari keterasingan. Dan dalam konteks ini, "Lawan Penggusuran" menjadi dokumentasi tentang bagaimana suara-suara terpinggirkan tetap bisa mengaum, bahkan ketika dunia ingin mereka diam.
Medan bukan satu-satunya kota yang mengalami penataan kota dengan cara kejam. Gentrifikasi—konsep yang diperkenalkan oleh Ruth Glass di London tahun 1964—menggambarkan proses ketika wilayah-wilayah urban yang selama ini dihuni kelas pekerja atau warga miskin, perlahan diubah dan diambil alih oleh kelas menengah dan pemodal.
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN