Pemerintah Perkuat JKP, Menaker: Negara Hadir Saat Pekerja Kehilangan Pekerjaan
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
Oleh: Muhammad Hanafiah, S. Pd., M. Pd.
SETIAP bel pagi yang berbunyi di gerbang sekolah, semua murid bergegas dengan membawa sejuta harapan.
Harapan para orang tua yang mengantar anak-anak mereka untuk menimba ilmu, harapan para guru untuk mencetak generasi penerus yang cerdas dan berakhlak, serta harapan para siswa itu sendiri untuk meraih cita-cita.Baca Juga:
Pendidikan, pada hakikatnya, adalah proses memanusiakan manusia—sebuah proses yang seharusnya berlangsung dalam suasana yang mendukung, aman, dan nyaman.
Namun, di tengah idealisme tersebut, sebuah monster mengerikan bernama perundungan (bullying) terus mengintai di lorong-lorong sekolah kita, merenggut rasa aman dan mengubah ruang belajar menjadi arena ketakutan.
Ironisnya, seringkali kita hanya fokus pada pencapaian akademis—nilai ujian, peringkat kelas, dan kelulusan—tanpa menyadari bahwa fondasi dari semua itu adalah kesehatan mental dan rasa nyaman siswa.
Bagaimana mungkin seorang anak bisa menyerap rumus fisika atau menganalisis puisi, jika hatinya diliputi kecemasan? Bagaimana ia bisa berprestasi jika setiap langkahnya di sekolah diiringi oleh bayang-bayang intimidasi?
Tulisan ini bukanlah sekadar gugatan, melainkan sebuah ajakan untuk merefleksikan kembali peran fundamental "kenyamanan" sebagai kunci utama keberhasilan pendidikan, dengan menyoroti data kelam perundungan di Indonesia dan mengevaluasi paradigma mengajar yang mungkin tanpa sadar turut melanggengkannya.
Darurat Perundungan di Sekolah
Sebelum melangkah lebih jauh, kita harus berani menatap cermin dan mengakui bahwa ada masalah serius dalam sistem pendidikan kita.
Angka-angka tidak pernah berbohong. Data dari berbagai lembaga kredibel melukiskan gambaran yang suram dan mendesak untuk segera ditangani.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menjadi saksi bisu dari ribuan rintihan anak-anak korban kekerasan. Pada tahun 2023 saja, KPAI menerima 3.800 aduan terkait perundungan.
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja
NASIONAL
JAKARTA Bareskrim Polri menyita aset senilai Rp 15,3 miliar milik keluarga bandar narkoba Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Penyitaan terse
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf kepada publik terkait pern
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bergerak cepat menindaklanjuti viralnya video yang memperlihatkan seorang personel
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Keluarga almarhumah Khoiriah Harahap di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menolak penyelesaian perkara kecelakaan lalu lintas me
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa industri ekstra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mukhtaruddin Ashraff Abu, suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam penyidikan ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution resmi menetapkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaan Sistem Penerima
PENDIDIKAN
JAKARTA Solidaritas antardaerah dalam upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Pulau Sumatra terus menunjukkan penguatan. Pemeri
NASIONAL
JAKARTA Eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel Ebenezer menyatakan akan menggugat Komisi Pemberantasa
HUKUM DAN KRIMINAL