Sugiat Santoso Apresiasi Muhammadiyah yang Bantu Pemenuhan Gizi Anak di Batubara
BATU BARA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, meninjau pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Muhammadiy
NASIONAL
Oleh: GusWedha
SETIAP kali pariwisata Bali dibicarakan, satu pertanyaan klise selalu muncul: "Kenapa Bali terlihat sepi?" Pertanyaan ini bukan hanya dangkal, tetapi juga menunjukkan cara berpikir yang keliru dalam membaca industri pariwisata.
Baca Juga:Pariwisata bukan lomba keramaian, dan jalanan padat bukan indikator kesehatan ekonomi.
Membandingkan Bali dengan Yogyakarta semata-mata dari jumlah orang di ruang publik adalah kesalahan logika. Keduanya tidak pernah berada di lintasan yang sama.
Yogyakarta dibangun sebagai destinasi wisata domestik massal yang murah, cepat, dan padat.
Bus-bus pariwisata datang silih berganti, rombongan pelajar memenuhi trotoar, dan kamera media merekam kepadatan sebagai simbol "hidupnya" pariwisata.Namun, apakah ramai selalu berarti berhasil? Tidak selalu.
Bali sejak awal diarahkan menjadi destinasi internasional dengan struktur ekonomi pariwisata bernilai tinggi.
Wisatawan Bali tidak sekadar datang, berfoto, lalu pulang. Mereka tinggal lebih lama, membelanjakan lebih besar, dan menyerap rantai ekonomi yang jauh lebih kompleks.
Transaksi besar terjadi di ruang-ruang yang jarang diliput kamera: vila privat, resor eksklusif, pusat konvensi, restoran fine dining, hingga industri kreatif berbasis pengalaman.Masalahnya, public dan sering kali pembuat opini seperti terjebak pada apa yang terlihat, bukan pada apa yang bekerja.
Jalanan sepi langsung diterjemahkan sebagai krisis, padahal bisa jadi itu adalah konsekuensi dari pergeseran model pariwisata: dari kuantitas ke kualitas. Dari kerumunan ke keberlanjutan.
BATU BARA Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, meninjau pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Muhammadiy
NASIONAL
BIREUEN Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati M. Nasir, bersama jajaran pengurus, menyalurkan paket bantuan Ramadan kepad
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong warga sipil Iran untuk menggulingkan pemerintah mereka, menyusul serangan
INTERNASIONAL
JAKARTA Mutasi besarbesaran di tubuh Korps Bhayangkara kembali terjadi menjelang akhir Februari 2026. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pra
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang berujung pada eskalasi militer di Tim
INTERNASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail, meminta pemerintah Indonesia segera mengambil langkah strategis
POLITIK
MEDAN Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas di Kota Medan selama Bulan Suci Ramadan agar masy
POLITIK
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Khusus 1447 H / 2026 M yang dirangkaikan dengan peresmian Masji
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana di Sumatera menegaskan target relokasi seluruh
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai angkat suara terkait kasus hukum yang menjerat komika Pandji Pragiwaksono. Menurut Piga
POLITIK