Swasembada 9 Komoditas, Amran Pasang Badan: Siapa Berani Timbun dan Naikkan Harga, Siap-Siap Disikat!
JAKARTA Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan tidak akan mentolerir prakti
EKONOMI
Oleh:Hengky Primana, M.I.P
ARAHAN Presiden Prabowo Subianto dalam rapat bersama seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Indonesia terkait pelaksanaan kerja bakti atau korve menegaskan satu pesan penting: persoalan lingkungan tidak lagi dapat dipisahkan dari tata kelola pemerintahan dan stabilitas sosial.
Ketika Presiden meminta keterlibatan seluruh unsur, termasuk TNI dan Polri, negara secara terbuka menempatkan lingkungan sebagai bagian dari urusan ketertiban publik.Baca Juga:
Arahan tersebut memberi konteks baru bagi peran aparat negara. Kepolisian tidak hanya dipahami dalam fungsi penegakan hukum setelah pelanggaran terjadi, tetapi juga dalam peran pencegahan dan keteladanan di ruang publik.
Dalam kerangka ini, kebijakan dan praktik di tingkat daerah menjadi penting untuk dicermati, karena di sanalah arahan nasional diuji dalam realitas lapangan.
Di Riau, isu lingkungan memiliki karakter yang khas.
Ancaman kebakaran hutan dan lahan, degradasi kualitas udara, serta persoalan kebersihan kawasan publik bukan hanya persoalan ekologis, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan keamanan sosial. Tantangan tersebut menuntut pendekatan yang tidak bersifat insidental, melainkan sistemik dan berkelanjutan.
Pendekatan Green Policing yang dijalankan Polda Riau dapat dipahami dalam konteks tersebut. Green Policing tidak diposisikan sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai bagian dari cara kepolisian membaca tantangan wilayah.
Di dalamnya terdapat pencegahan karhutla, pengawasan lapangan, penegakan hukum lingkungan, serta keterlibatan langsung aparat dalam kerja bakti dan bersih-bersih bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Menariknya, praktik Green Policing ini telah berjalan sebagai respons atas kebutuhan daerah sebelum arahan Presiden mengenai korve disampaikan secara nasional.
Namun demikian, arahan Presiden tidak dipahami sebagai koreksi, melainkan sebagai penguatan arah kebijakan. Dalam hal ini, apa yang dilakukan di Riau menemukan relevansi yang lebih luas dalam kerangka kebijakan nasional.
Dari sudut pandang kelembagaan, situasi ini menunjukkan pentingnya kepemimpinan daerah yang mampu menerjemahkan kebijakan pusat secara kontekstual.
JAKARTA Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menegaskan tidak akan mentolerir prakti
EKONOMI
OlehRuben Cornelius Siagian KONFERENSI Cabang sering kali dirayakan dengan euforia demokrasi organisasi, tetapi jarang dipahami sebagai rua
OPINI
BINJAI Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan pendidikan Indonesia berada dalam situasi darurat. Organisasi mah
NASIONAL
PRINGSEWU, LAMPUNG Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Elhasan yang berlokasi di Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten P
PENDIDIKAN
PRINGSEWU, LAMPUNG Di tengah hirukpikuk pendidikan formal, hadir lembaga pendidikan nonformal yang mengubah pandangan tentang belajar.
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan mekanisme pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama
PEMERINTAHAN
MAKASSAR Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menutup OlympicAD VIII 2026 dengan prestasi gemilang setelah ditetapkan sebagai juara umum per
PENDIDIKAN
ACEH BESAR Pemilihan Tuha Peut Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar, berlangsung lancar, sejuk, dan aman pada Sa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Asosiasi Lembaga Pembinaan K3 Indonesia (ALPK3I) membuka program Pemb
PENDIDIKAN
GIANYAR Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali, Ny. Putri Koster, mengajak para seniman lukis untuk terus menjaga dan m
SENI DAN BUDAYA