BREAKING NEWS
Minggu, 15 Februari 2026

Menguji Nyali Sejarah dan Moralitas Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Tubuh GMKI Cabang Medan Menuju Samosir

BITV Admin - Sabtu, 14 Februari 2026 20:46 WIB
Menguji Nyali Sejarah dan Moralitas Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia di Tubuh GMKI Cabang Medan Menuju Samosir
Ruben Cornelius Siagian. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Nilai GMKI menempatkan iman bukan sebagai simbol religius, tetapi sebagai energi profetis yang berani mengoreksi kekuasaan, menyentuh penderitaan rakyat, dan menghadirkan harapan sosial.

Tri Panji GMKI, yaitu Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, dan Tinggi Pengabdian bukan sekadar slogan kaderisasi, tetapi fondasi moral pergerakan.
Namun, pertanyaan yang harus dijawab dalam Konfercab adalah;

"Apakah nilai itu masih hidup dalam praksis kader hari ini, atau hanya tinggal menjadi retorika di podium pembukaan kegiatan?"

Sejarah membuktikan bahwa GMKI pernah melahirkan kader-kader yang berani berdiri di garis depan perubahan sosial.

Tetapi sejarah juga mengajarkan bahwa organisasi yang terlalu nyaman dengan reputasi masa lalu sering kehilangan daya kritis terhadap dirinya sendiri.

GMKI di Tengah Krisis Identitas Generasi Zaman Baru

Perkembangan zaman membawa tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding masa awal GMKI berdiri. Revolusi digital, budaya instan, dan individualisme modern perlahan menggerus militansi kader.

Aktivisme hari ini sering kali bergeser menjadi aktivisme pencitraan, di mana keberanian moral digantikan oleh popularitas media sosial.

Kader GMKI menghadapi bahaya laten, yaitu kehilangan kedalaman refleksi spiritual dan intelektual. Organisasi berisiko menjadi tempat berproses administratif, bukan ruang pembentukan karakter profetis.

Alkitab memberikan peringatan keras melalui Roma 12:2 tentang bahaya menyerupai dunia. Dalam organisasi, ayat ini menjadi kritik terhadap kecenderungan GMKI yang terkadang terlalu larut dalam pragmatisme struktural, mengorbankan nilai demi stabilitas politik internal.

Jika GMKI gagal mempertahankan karakter kritis dan moralitas kader, maka GMKI akan berubah menjadi organisasi mahasiswa biasa yang kehilangan identitas historisnya.

Penyakit Lama yang Terus Berulang

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rico Waas Tantang Pemuda Medan: Jangan Sekadar Kritik, Tapi Hadirkan Solusi Nyata untuk Pembangunan
Tak Gubris Keputusan Presiden, Ratusan Warga Kepulauan Batu Geruduk Base Camp PT Gruti dan PT Teluk Nauli
Hutan Nias Terancam: Komisi JPIC Desak Pemerintah Cabut Izin Perusahaan Perusak Alam
Wamendagri Pastikan Pembangunan “Aula Prabowo Subianto” di STA/SMTK Wamena Segera Dimulai
16 BEM dan Organisasi Kepemudaan Ajukan Tuntutan Tegas ke DPR, Ini Daftar Lengkapnya
GMKI Sampaikan Enam Sikap Kritis ke DPR, Desak Transparansi dan Supremasi Sipil
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru