BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

Nommensen Festival 2026: Ketika Hiburan Lebih Diutamakan daripada Pendidikan dan Penelitian

Administrator - Sabtu, 25 Juli 2026 18:41 WIB
Nommensen Festival 2026: Ketika Hiburan Lebih Diutamakan daripada Pendidikan dan Penelitian
Samuel Marganda Tua Lumban Gaol, Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas HKBP Nommensen Medan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Festival kampus yang ideal adalah festival yang mampu mengintegrasikan unsur hiburan dengan nilai-nilai edukasi dan pengembangan karakter mahasiswa.

Namun dalam kasus Nommensen Festival 2026, hiburan justru menjadi prioritas utama sementara nilai edukasi hanya menjadi tempelan seremonial belaka.

Di sisi lain, kita tidak bisa memungkiri bahwa festival semacam ini dapat menjadi ajang promosi universitas dan menarik minat calon mahasiswa.

Kegiatan besar yang melibatkan artis terkenal tentu dapat meningkatkan citra kampus di mata publik.

Namun, promosi tidak seharusnya dilakukan dengan mengorbankan prinsip-prinsip dasar pendidikan tinggi dan membebani mahasiswa dengan biaya yang tidak ringan.

Jika kampus ingin mempromosikan diri, seharusnya dapat dilakukan melalui pencapaian akademik, prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional, serta kualitas lulusan yang dihasilkan.

Bukan sekadar konser mewah yang cepat berlalu dan hanya meninggalkan kenangan tanpa makna mendalam.

Kampus juga perlu menyadari bahwa mahasiswa adalah subjek utama pendidikan, bukan sekadar objek yang dibebani biaya untuk kemeriahan acara.

Dana yang besar seharusnya diarahkan untuk memperbaiki fasilitas belajar, meningkatkan kualitas dosen, mendanai penelitian dan pengabdian mahasiswa, atau mengembangkan program-program pemberdayaan mahasiswa yang lebih berkelanjutan.

Kampus harus mampu membedakan antara kebutuhan dan keinginan, antara yang esensial dan yang seremonial.

Sudah saatnya Universitas HKBP Nommensen melakukan evaluasi mendalam terhadap rencana penyelenggaraan Nommensen Festival 2026 dan kegiatan serupa ke depan.

Kampus harus kembali pada esensi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu menjalankan peran pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara konsisten dan berkeadilan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemendikdasmen Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026, Libatkan 1,1 Juta Tenaga Kerja
AMPI Binjai dan Pemko Gelar Gerakan Safari Dakwah Subuh, Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid
Yayasan Methodist Benayah Ajukan Pembelian Aset Pemko untuk Perluasan Sekolah, Wali Kota: Harus Ikuti Aturan dan Persetujuan DPRD
Pemko Tanjungbalai Salurkan 20 Kursi Roda dan 90 Seragam Sekolah untuk Penyandang Disabilitas dan Siswa SD
PMDG Kampus 8 Aceh Gelar Senam Bersama, Perkuat Kebugaran dan Ukhuwah Guru-Santri
104.426 Siswa di Sumut Nikmati Program Sekolah Gratis, Disdik Tegaskan Tidak Termasuk Seragam
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru