Bantah Sekolah Rakyat Tak Bermutu, Seskab Teddy: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Kembali Belajar
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
BANDUNG -Bentrokan antara ormas GRIB Jaya dan ormas Pemuda Pancasila terjadi pada Rabu, 15 Januari 2025, di Jalan BKR, Kecamatan Regol, Kota Bandung. Dalam peristiwa tersebut, 6 orang dilaporkan terluka, dan sejumlah kendaraan, termasuk 2 mobil dan 1 motor, rusak parah akibat serangan tersebut.
Pada pukul 14.20 WIB, ormas GRIB Jaya melakukan serangan terhadap kantor sekretariat Pemuda Pancasila. Akibat serangan ini, beberapa anggota Pemuda Pancasila mengalami luka-luka, termasuk sobeknya bagian tubuh seperti tangan, punggung, dan telinga. “Ya, kita juga ada yang tangannya sobek, punggungnya sobek, yang telinganya sobek. Ada 6 oranglah,” ujar Satgas MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Yadi.
Keesokan harinya, Kamis 16 Januari 2025, sekitar pukul 01.00 WIB, pihak kepolisian berhasil menangkap 5 anggota ormas GRIB Jaya yang terlibat dalam serangan tersebut. Kelima tersangka yang ditangkap berinisial FJ, ZM, OP, GS, dan FAS, kini ditetapkan sebagai tersangka pelanggaran Pasal 170 KUHP terkait tindak kekerasan terhadap orang dan barang.
Menurut Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abast, kelima tersangka terancam hukuman penjara antara lima hingga tujuh tahun. “Ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun sampai dengan tujuh tahun,” ujar Kombes Jules.
Penyidik masih mendalami motif dari bentrokan tersebut, yang hingga saat ini belum dapat dipastikan. “Sejauh ini masih terus dilakukan pengembangan, pendalaman terkait dengan motif sebenarnya terjadinya gesekan antara kedua ormas,” kata Jules di Polrestabes Bandung.
Pihak kepolisian berharap dapat segera mengungkap lebih lanjut terkait penyebab dari bentrokan yang menimbulkan kerugian materiil dan korban jiwa tersebut.
Kejadian ini menambah deretan insiden yang melibatkan ormas di wilayah Jawa Barat, yang semakin menjadi perhatian publik dan aparat keamanan.
(N/014)
JAKARTA Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menanggapi pandangan yang menyebut Sekolah Rakyat tidak bermutu. Teddy
PENDIDIKAN
MEDAN Perempuan berinisial WLG, mantan istri anggota polisi yang ditemukan meninggal dunia dengan luka tembak di Medan, Sumatera Utara,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kinerja dua tahun pemeri
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengisi malam minggu bersama warga Medan Tembung pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Melalui kegi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Gedung Kesenian Jakarta menjadi ruang perjumpaan beragam ekspresi seni tradisi dalam Festival Bedhayan ke6 Tahun 2026 yang dige
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Polda Metro Jaya akan memanggil mantan ketua yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berinisia
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Seorang perempuan lanjut usia bernama Rasiyah, 69 tahun, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan cucu kandungnya send
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sepasang suami istri, Budi Ikhsan, 66 tahun, dan Nurhayati Damanik, 58 tahun, ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan atas temuan ratusan senjata,
NASIONAL
JAKARTA Jengkol dikenal sebagai salah satu bahan makanan dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang. Namun, aroma yang menyengat dan
KESEHATAN