Hujan Sedang Guyur DIY, Sleman Berpotensi Disertai Petir
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas sedan
NASIONAL
JAKARTA –Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menegaskan bahwa dirinya tidak menetapkan target tinggi untuk skuadnya dalam turnamen mini yang akan berlangsung di Korea Selatan pada akhir Agustus mendatang. Ajang bertajuk Seoul Earth On Us Cup 2024 ini, menurut Indra, lebih difokuskan sebagai sarana pematangan tim menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Turnamen yang diselenggarakan dari tanggal 28 Agustus hingga 1 September 2024 ini akan mempertemukan Timnas Indonesia U-19 dengan tim-tim kuat seperti Argentina, Thailand, dan tuan rumah Korea Selatan. Pertandingan-pertandingan ini diharapkan dapat menjadi ajang pemanasan yang bermanfaat untuk mengasah kekuatan dan strategi Timnas Indonesia U-19.
Indra Sjafri, yang dikenal dengan pendekatan taktikalnya yang mendalam, menjelaskan bahwa tujuan utama dari partisipasi dalam turnamen ini adalah untuk mematangkan skuad dan memastikan tim tampil sesuai dengan apa yang dia inginkan. “Mematangkan tim sebelum terjun ke kualifikasi Piala Asia (U-20 2025) di bulan September,” ujar Indra saat ditemui di Jakarta, Kamis (1/8/2024).
Ketika ditanya mengenai optimisme meraih kemenangan melawan Argentina, Indra menyatakan bahwa hasil dari turnamen ini bukanlah prioritas utama. Menurutnya, turnamen ini adalah bagian dari proses persiapan yang lebih besar, dan dia menegaskan bahwa hasil akhir tidak menjadi fokus utama. “Saya sudah bilang untuk mematangkan tim. Makanya teman-teman media juga harus lebih aware. Misalnya ada uji coba U-19 kemarin di Toulon, semua pada ribut kenapa kalah,” katanya.
Indra mengingatkan bahwa tujuan dari setiap uji coba adalah untuk meningkatkan kesiapan tim, bukan hanya sekedar meraih kemenangan. “Tahu enggak siapa yang kami lawan? Uji coba itu ada tiga level, kita uji coba dengan lawan yang lebih kuat, yang satu level, dan yang di bawah kita. Semua tiga level itu tujuannya untuk menghadapi event. Puncaknya ya event itu, jangan uji cobanya jadi polemik,” terangnya.
Pelatih berusia 61 tahun ini menegaskan bahwa evaluasi dari pertandingan uji coba harus dilihat dalam konteks persiapan jangka panjang untuk kompetisi resmi. “Enggak perlu juara tapi uji coba menang terus? Mau pilih mana?” tambah Indra dengan nada tegas.
Dengan pendekatan ini, Indra berharap timnya dapat mencapai performa optimal saat memasuki babak kualifikasi Piala Asia U-20 2025, yang menjadi target utama mereka. Turnamen mini di Korea Selatan akan menjadi kesempatan berharga untuk mengevaluasi dan memperbaiki strategi serta meningkatkan kekuatan tim sebelum menghadapi pertandingan-pertandingan yang lebih menentukan di masa mendatang.
(N/014)
YOGYAKARTA Cuaca di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ini diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas sedan
NASIONAL
DENPASAR Cuaca di sebagian besar wilayah Bali pada hari ini didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Berdasarkan data pr
NASIONAL
PALAS Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyerahkan hibah sebesar Rp500 juta kepada BKM Masjid Agung Al Munawaroh, Padangla
AGAMA
PALAS Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Safari Ramadan di Padanglawas (Palas). Pada momen terseb
PEMERINTAHAN
MEDAN Kiyai Putrama Alkhairi, Sekretaris Bidang Ekonomi Pemberdayaan Umat menyampaikan ceramah bertema Peluang dan Tantangan Ekosistem
EKONOMI
BANDA ACEH Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh, Dr H Taqwaddin, menerima penyerahan wakaf tanah seluas 5.611 meter persegi da
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kot
PENDIDIKAN
PADANGSIDIMPUAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung kondisi Jembatan Batang Angkola di Padang
PEMERINTAHAN
MADINA Tim gabungan Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara berhasil menyita 14 unit ekskavator dari lokasi tambang emas ilegal di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, disebut purapura tidak mengenal terdakwa Hari Karyuliar
HUKUM DAN KRIMINAL