BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Sebuah penekanan baru muncul dalam dunia kesehatan terkait pentingnya karbohidrat dalam diet untuk menjaga kesehatan otak. Meskipun sering kali dianggap sebagai musuh dalam diet modern, karbohidrat sebenarnya merupakan sumber utama glukosa yang diperlukan oleh otak untuk optimal dalam menjalankan fungsi sehari-hari.
Dr. Muhammad Kusdiansah, SpBS, seorang spesialis bedah saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), menjelaskan bahwa otak membutuhkan glukosa sebagai bahan bakar utama. Tanpa cukup asupan glukosa dari karbohidrat, otak mungkin tidak dapat berfungsi secara optimal, yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan kognitif seseorang.
“Walaupun sering dipersepsikan bahwa mengurangi karbohidrat lebih sehat, karbohidrat tetap diperlukan dalam diet kita. Yang perlu diperhatikan adalah sumber karbohidratnya, misalnya setelah mengonsumsi nasi, sebaiknya menghindari konsumsi singkong, kentang, atau sumber karbohidrat lainnya dalam satu waktu,” ungkap dr. Kusdiansah dalam wawancara dengan detikcom.
Sementara itu, dr. Kusdiansah juga menyarankan untuk menghindari makanan dengan tinggi lemak, tepung, dan kandungan santan berlebihan. Dia menegaskan pentingnya konsumsi makanan yang lebih sehat seperti makanan panggang atau dikukus, sebagai alternatif untuk menjaga keseimbangan gizi.
Selain pola makan yang sehat, dr. Kusdiansah juga menyoroti pentingnya gaya hidup aktif dan menghindari kebiasaan merokok dalam menjaga kesehatan otak. Aktivitas fisik yang cukup dan kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan berperan penting dalam mengurangi risiko masalah kesehatan otak yang semakin dini pada usia muda.
Menurutnya, tren kasus masalah otak yang semakin muda belakangan ini juga dapat dikaitkan dengan kebiasaan hidup yang kurang sehat, termasuk pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu, edukasi dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan otak melalui pola makan dan gaya hidup sehat perlu ditingkatkan di masyarakat.
Kesimpulannya, memahami peran karbohidrat dalam diet sehat adalah kunci untuk menjaga kesehatan otak yang optimal. Dengan memilih sumber karbohidrat yang tepat dan mengimbanginya dengan gaya hidup aktif, kita dapat mengurangi risiko ancaman kondisi serius seperti stroke dan masalah kesehatan otak lainnya.
Dalam era di mana pola makan dan gaya hidup modern sering mengabaikan nilai gizi, pemahaman ini menjadi lebih penting daripada sebelumnya untuk mendukung kesehatan otak dan kualitas hidup yang baik.
(N/014)
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN