"Jangan Sekadar Silaturahmi, Foto-Foto, Pulang," Wawali Medan Janji Naikkan Hibah untuk Veteran
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
BITVONLINE.COM -Sebuah penekanan baru muncul dalam dunia kesehatan terkait pentingnya karbohidrat dalam diet untuk menjaga kesehatan otak. Meskipun sering kali dianggap sebagai musuh dalam diet modern, karbohidrat sebenarnya merupakan sumber utama glukosa yang diperlukan oleh otak untuk optimal dalam menjalankan fungsi sehari-hari.
Dr. Muhammad Kusdiansah, SpBS, seorang spesialis bedah saraf dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON), menjelaskan bahwa otak membutuhkan glukosa sebagai bahan bakar utama. Tanpa cukup asupan glukosa dari karbohidrat, otak mungkin tidak dapat berfungsi secara optimal, yang dapat berdampak pada kesehatan mental dan kognitif seseorang.
“Walaupun sering dipersepsikan bahwa mengurangi karbohidrat lebih sehat, karbohidrat tetap diperlukan dalam diet kita. Yang perlu diperhatikan adalah sumber karbohidratnya, misalnya setelah mengonsumsi nasi, sebaiknya menghindari konsumsi singkong, kentang, atau sumber karbohidrat lainnya dalam satu waktu,” ungkap dr. Kusdiansah dalam wawancara dengan detikcom.
Sementara itu, dr. Kusdiansah juga menyarankan untuk menghindari makanan dengan tinggi lemak, tepung, dan kandungan santan berlebihan. Dia menegaskan pentingnya konsumsi makanan yang lebih sehat seperti makanan panggang atau dikukus, sebagai alternatif untuk menjaga keseimbangan gizi.
Selain pola makan yang sehat, dr. Kusdiansah juga menyoroti pentingnya gaya hidup aktif dan menghindari kebiasaan merokok dalam menjaga kesehatan otak. Aktivitas fisik yang cukup dan kebiasaan hidup sehat secara keseluruhan berperan penting dalam mengurangi risiko masalah kesehatan otak yang semakin dini pada usia muda.
Menurutnya, tren kasus masalah otak yang semakin muda belakangan ini juga dapat dikaitkan dengan kebiasaan hidup yang kurang sehat, termasuk pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu, edukasi dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan otak melalui pola makan dan gaya hidup sehat perlu ditingkatkan di masyarakat.
Kesimpulannya, memahami peran karbohidrat dalam diet sehat adalah kunci untuk menjaga kesehatan otak yang optimal. Dengan memilih sumber karbohidrat yang tepat dan mengimbanginya dengan gaya hidup aktif, kita dapat mengurangi risiko ancaman kondisi serius seperti stroke dan masalah kesehatan otak lainnya.
Dalam era di mana pola makan dan gaya hidup modern sering mengabaikan nilai gizi, pemahaman ini menjadi lebih penting daripada sebelumnya untuk mendukung kesehatan otak dan kualitas hidup yang baik.
(N/014)
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen memperkuat perhatian dan dukungan kepada para veteran sebagai bentuk penghormatan atas jas
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan berkomitmen mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong agar program
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Polda Metro Jaya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus tantangan hafalan AlQur&039an berhadiah minuman beralko
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Ratusan murid dari lima sekolah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah menyantap makanan bergizi gra
PERISTIWA
JAKARTA Ketua DPD RI Sultan B. Najamuddin memastikan tidak akan ada lagi lagu yang dapat memicu anggota DPR maupun DPD berjoget dalam Si
POLITIK
JAKARTA Tim kuasa hukum Dokter Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyiapkan sejumlah bukti, saksi, hingga ahli untuk menghadapi sidang
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat beralih dari motor berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik. Menurutnya, penggu
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia. Meski hidup dalam kete
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menutup secara permanen 504 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah hingga 10 Agustus 2026
NASIONAL