BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Maret 2026

Misteri Larangan Penggunaan Silat di UFC,Seni Bela Diri Mematikan Asal Indonesia

BITVonline.com - Minggu, 21 April 2024 11:19 WIB
Misteri Larangan Penggunaan Silat di UFC,Seni Bela Diri Mematikan Asal Indonesia
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BITVONLINE.COM -UFC, ajang pertarungan paling bergengsi dalam dunia seni bela diri campuran (MMA), telah menjadi panggung bagi para petarung terbaik dari seluruh dunia. Namun, ada satu seni bela diri asli Indonesia yang tidak pernah mendapat tempat di UFC: Silat. Meskipun berbagai seni bela diri lainnya diperbolehkan dan digunakan secara luas, alasan di balik larangan penggunaan silat tetap menjadi misteri.

Silat, sebagai seni bela diri tradisional Indonesia, memiliki reputasi sebagai salah satu seni bela diri paling mematikan di dunia. Prinsip dasarnya adalah untuk mengeksploitasi titik lemah lawan dengan cepat dan efektif, dengan tujuan melumpuhkan lawan secepat mungkin. Silat bukanlah seni bela diri yang mengenal kompromi; tujuannya adalah untuk bertahan hidup dan mengalahkan lawan dengan segala cara, bahkan jika itu berarti menggunakan pukulan kotor atau menyerang area vital seperti tenggorokan, mata, ginjal, dan area lemah lainnya.

Laporan dari Way of Martial Arts mengungkapkan bahwa teknik-teknik silat tidak ragu untuk menargetkan organ vital lawan, bahkan menggunakan tendangan yang ditujukan untuk menghancurkan testis lawan. Namun, UFC sebagai ajang yang memiliki aturan ketat dan kode etik yang jelas, membuat penggunaan silat tidak memungkinkan untuk dimaksimalkan.

Meskipun tidak ada aturan eksplisit yang melarang silat, namun gaya bertarung silat yang sangat agresif dan mematikan tidak sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku di UFC. Para petarung di UFC harus beroperasi dalam batas-batas tertentu yang memungkinkan pertarungan yang adil dan aman bagi semua pihak.

Sebagai kesimpulan, larangan penggunaan silat di UFC sebenarnya merupakan himbauan yang mempertimbangkan aturan dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh UFC sebagai ajang yang mengedepankan keamanan dan fair play. Meskipun begitu, keberadaan silat sebagai seni bela diri yang memiliki sejarah dan keunikan tersendiri tetap patut dihargai dan dijaga.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru