BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Banyak orang mengandalkan pelembap untuk menjaga kulit tetap terhidrasi. Namun, meski sudah menggunakan pelembap secara rutin, tak sedikit yang masih mengalami kulit kering. Apa penyebabnya?
Perawatan kulit idealnya mencakup tiga langkah utama, yakni membersihkan, melembapkan, dan melindungi. Namun, ada berbagai faktor yang dapat menghambat efektivitas pelembap dalam menjaga kelembapan kulit. Berikut beberapa penyebab kulit tetap kering meski sudah menggunakan pelembap:
1. Terlalu Sering Membersihkan Kulit
Membersihkan wajah atau tubuh terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami dan pelembap alami kulit. Akibatnya, kulit kehilangan kelembapan dan menjadi lebih kering. Selain itu, terlalu sering mencuci muka dapat menghilangkan asam penting seperti asam amino dan asam hialuronat yang berperan dalam menjaga hidrasi kulit.
2. Penggunaan Sabun yang Keras
Sabun dengan kandungan deterjen atau bahan kimia yang terlalu kuat bisa menyebabkan iritasi dan mengikis kelembapan alami kulit. Sebaiknya gunakan sabun dengan formula lembut dan bebas bahan iritatif.
3. Kandungan Pewangi dalam Skincare
Produk perawatan kulit yang mengandung pewangi dapat memberikan aroma yang menarik, tetapi beberapa di antaranya dapat memicu iritasi dan mengurangi kelembapan kulit. Pilih produk yang bebas pewangi untuk mengurangi risiko kulit kering dan sensitif.
4. Kurangnya Eksfoliasi
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Tanpa eksfoliasi yang rutin, pelembap sulit meresap dengan baik dan kulit tetap tampak kering serta bersisik. Oleh karena itu, eksfoliasi secara berkala dapat meningkatkan efektivitas pelembap.
5. Kurangnya Asupan Cairan dan Nutrisi
Hidrasi tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari dalam tubuh. Kurangnya asupan air dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan. Studi menunjukkan bahwa meningkatkan konsumsi air dapat meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit. Selain itu, kekurangan vitamin A, D, serta mineral seperti seng dan zat besi juga dapat menyebabkan kulit kering.
6. Paparan Udara dari AC
Berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama dapat menyebabkan udara menjadi kering, sehingga kulit kehilangan kelembapan lebih cepat. Menggunakan pelembap udara (humidifier) dapat membantu menjaga kelembapan ruangan dan kulit tetap terhidrasi.
7. Mandi Air Panas Terlalu Lama
Mandi dengan air panas dalam waktu lama dapat menghilangkan minyak alami kulit. Sebaiknya gunakan air dengan suhu yang lebih rendah dan batasi waktu mandi maksimal 10 menit. Setelah mandi, keringkan kulit dengan cara ditepuk-tepuk, bukan digosok, lalu segera aplikasikan pelembap.
Mengatasi kulit kering tidak hanya dengan menggunakan pelembap, tetapi juga dengan memahami faktor-faktor yang dapat menghambat hidrasi kulit. Dengan perawatan yang tepat dan kebiasaan yang sehat, kulit tetap terjaga kelembapannya dan tampak lebih sehat.
(cn/a)
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN