Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Tabanan, Disambut Tari Kecak dan Yel-yel Siswa
TABANAN Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (7
PENDIDIKAN
BITVONLINE.COM -Banyak orang mengandalkan pelembap untuk menjaga kulit tetap terhidrasi. Namun, meski sudah menggunakan pelembap secara rutin, tak sedikit yang masih mengalami kulit kering. Apa penyebabnya?
Perawatan kulit idealnya mencakup tiga langkah utama, yakni membersihkan, melembapkan, dan melindungi. Namun, ada berbagai faktor yang dapat menghambat efektivitas pelembap dalam menjaga kelembapan kulit. Berikut beberapa penyebab kulit tetap kering meski sudah menggunakan pelembap:
1. Terlalu Sering Membersihkan Kulit
Membersihkan wajah atau tubuh terlalu sering dapat menghilangkan minyak alami dan pelembap alami kulit. Akibatnya, kulit kehilangan kelembapan dan menjadi lebih kering. Selain itu, terlalu sering mencuci muka dapat menghilangkan asam penting seperti asam amino dan asam hialuronat yang berperan dalam menjaga hidrasi kulit.
2. Penggunaan Sabun yang Keras
Sabun dengan kandungan deterjen atau bahan kimia yang terlalu kuat bisa menyebabkan iritasi dan mengikis kelembapan alami kulit. Sebaiknya gunakan sabun dengan formula lembut dan bebas bahan iritatif.
3. Kandungan Pewangi dalam Skincare
Produk perawatan kulit yang mengandung pewangi dapat memberikan aroma yang menarik, tetapi beberapa di antaranya dapat memicu iritasi dan mengurangi kelembapan kulit. Pilih produk yang bebas pewangi untuk mengurangi risiko kulit kering dan sensitif.
4. Kurangnya Eksfoliasi
Eksfoliasi membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Tanpa eksfoliasi yang rutin, pelembap sulit meresap dengan baik dan kulit tetap tampak kering serta bersisik. Oleh karena itu, eksfoliasi secara berkala dapat meningkatkan efektivitas pelembap.
5. Kurangnya Asupan Cairan dan Nutrisi
Hidrasi tidak hanya berasal dari luar, tetapi juga dari dalam tubuh. Kurangnya asupan air dapat menyebabkan kulit kehilangan kelembapan. Studi menunjukkan bahwa meningkatkan konsumsi air dapat meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit. Selain itu, kekurangan vitamin A, D, serta mineral seperti seng dan zat besi juga dapat menyebabkan kulit kering.
6. Paparan Udara dari AC
Berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama dapat menyebabkan udara menjadi kering, sehingga kulit kehilangan kelembapan lebih cepat. Menggunakan pelembap udara (humidifier) dapat membantu menjaga kelembapan ruangan dan kulit tetap terhidrasi.
7. Mandi Air Panas Terlalu Lama
Mandi dengan air panas dalam waktu lama dapat menghilangkan minyak alami kulit. Sebaiknya gunakan air dengan suhu yang lebih rendah dan batasi waktu mandi maksimal 10 menit. Setelah mandi, keringkan kulit dengan cara ditepuk-tepuk, bukan digosok, lalu segera aplikasikan pelembap.
Mengatasi kulit kering tidak hanya dengan menggunakan pelembap, tetapi juga dengan memahami faktor-faktor yang dapat menghambat hidrasi kulit. Dengan perawatan yang tepat dan kebiasaan yang sehat, kulit tetap terjaga kelembapannya dan tampak lebih sehat.
(cn/a)
TABANAN Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Kabupaten Tabanan, Bali, Minggu (7
PENDIDIKAN
SIMALUNGUN Sebuah rumah yang telah lama ditinggal pemiliknya di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menjadi sasaran pencurian. Akibat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap seorang pria berinisial YM (24) yang diduga terlibat dalam aksi penembakan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus melakukan intervensi di pasar keuangan dengan menyerap Surat Berharga Negara (SBN)
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan nasional masih menunjukkan fluktuasi pada perdagangan Minggu (7/6/2026). Berdasarkan data Pusat
EKONOMI
MEDAN Perum BULOG Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya stabilisasi pangan dengan mempercepat penyaluran Bantuan Pangan Beras se
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap masih tingginya praktik pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan murid baru
NASIONAL
JAKARTA Penetapan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan pejabat BGN sebagai tersangka kasus dugaan
POLITIK
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Minggu (7/6/2026), tercatat masih bertahan di level
EKONOMI
JAKARTA Kasus dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian publik. Salah satu yang kembali disorot ad
NASIONAL