Kembar parasit terjadi ketika salah satu janin diserap oleh saudara kembarnya di awal kehamilan. Jaringan janin yang tidak berkembang ini tetap bertahan di dalam tubuh kembar yang lebih dominan dan bergantung pada sistem tubuh inangnya untuk bertahan hidup.
Kondisi ini sangat jarang terjadi dan biasanya terdeteksi pada masa kanak-kanak atau bahkan saat bayi masih dalam kandungan, seperti dalam kasus ini. Keberadaan janin parasit ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan, sehingga biasanya perlu dilakukan operasi untuk mengangkatnya.
Kasus "fetus in fetu" ini menjadi perhatian dunia medis dan semakin menambah wawasan tentang kelainan perkembangan janin dalam kandungan.