Lima Hari Setelah Penyiraman, Pelaku Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Belum Diketahui
JAKARTA Lima hari pasca penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontr
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMUT -Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, M. Mahfullah Pratama Daulay, memastikan pencairan bonus bagi atlet Sumut yang meraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Sumut-Aceh akan dilakukan paling lambat Februari 2025.
Mahfullah, yang akrab disapa Ipung, menyampaikan bahwa saat ini pencairan bonus tersebut masih dalam tahap pembahasan oleh Pemerintah Provinsi Sumut. Ia meminta para atlet dan pelatih untuk bersabar, karena Pemprov Sumut berkomitmen segera menyelesaikan prosedur yang dibutuhkan, termasuk penetapan besaran bonus.
“Kemungkinan akhir Januari 2025 sudah bisa direalisasikan atau paling lambat awal Februari 2025. Kami tentu ingin bonus ini cepat dicairkan, namun ada proses yang harus dilalui,” ujar Ipung, Senin (15/7/2024).
Terkait nominal bonus, Ipung belum bisa membeberkan rinciannya. Meski demikian, ia menyatakan bahwa Pemprov Sumut berupaya meningkatkan besaran bonus dibandingkan PON sebelumnya di Papua pada 2021. Saat itu, atlet peraih medali emas mendapat bonus Rp 250 juta, perak Rp 125 juta, dan perunggu Rp 75 juta.
“Besaran bonus kemungkinan ada peningkatan dari sebelumnya. Kami ingin memberikan apresiasi maksimal untuk atlet yang sudah berjuang membawa nama Sumut,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis, berharap pencairan bonus dapat direalisasikan sebelum berakhirnya masa jabatan Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni. Menurutnya, bonus tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Pemprov Sumut terhadap perjuangan para atlet.
“Ini bukan hanya soal nominalnya. Bonus adalah bukti kepedulian pemerintah terhadap para atlet yang sudah berjuang mati-matian untuk prestasi di PON. Kalau bisa, sebelum masa jabatan Pj Gubernur berakhir, bonus sudah dicairkan,” ujar John.
John juga menyebutkan bahwa pihaknya mendukung peningkatan nilai bonus hingga dua kali lipat, jika memungkinkan. “Kalau bisa mencapai Rp 500 juta untuk medali emas, tentu akan lebih baik. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kemajuan olahraga di Sumut,” tutupnya.
(N/014)
JAKARTA Lima hari pasca penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontr
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBER Sebuah ledakan mengejutkan terjadi di Masjid Raya Pesona, kompleks Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember,
PERISTIWA
JAKARTA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan penyelesaian restrukturisasi utang proyek Kere
EKONOMI
JAKARTA Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini dalam kondisi stabil dan tidak mengancam jiwa setelah disiram air keras, kata RSUP
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, mantan staf khusus eks Menteri Agama Yaqut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah efisiensi anggaran sebagai respons terhadap konflik Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kelompok masyarakat Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) mengklaim telah memenangkan empat kali persidangan sengketa informasi terkai
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk berhatihati menerima hampers atau had
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN, KABUPATEN ASAHAN Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) s
PEMERINTAHAN
KISARAN, KABUPATEN ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menghadiri perayaan Milad ke62 Ikatan Mahasiswa Muhammadi
PEMERINTAHAN