Lima Hari Setelah Penyiraman, Pelaku Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Belum Diketahui
JAKARTA Lima hari pasca penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontr
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANG LAWAS– Di tengah bentangan alam tenang dan hijaunya perbukitan Kabupaten Padang Lawas, berdiri megah kompleks Candi Bahal, salah satu warisan budaya Buddha Vajrayana yang masih kokoh menyimpan jejak kejayaan masa lalu.
Candi Bahal merupakan kompleks candi Buddha terbesar di Sumatra yang berasal dari abad ke-12 dan menjadi saksi pengaruh kuat Kerajaan Sriwijaya di utara pulau ini.
Terletak di Desa Bahal, Kecamatan Portibi, candi ini menjadi magnet baru wisata sejarah dan religi, serta menarik perhatian para peneliti yang ingin menelusuri lebih dalam perkembangan agama Buddha di Nusantara.
Arsitektur Megah Bernuansa India Kuno
Kompleks Candi Bahal terdiri atas tiga bangunan utama: Candi Bahal I, II, dan III. Candi Bahal I merupakan yang terbesar dan paling megah, diyakini sebagai pusat kegiatan meditasi para biksu.
Bangunannya terbuat dari batu merah yang dipahat dengan detail relief mencerminkan ajaran Buddha dan kehidupan spiritual masa lampau.
Corak bangunan ini menunjukkan pengaruh arsitektur India yang kuat, mencerminkan keterhubungan budaya dan agama di kawasan Asia Tenggara.
Candi Bahal II dan III meski berukuran lebih kecil, tetap menyimpan pesona tersendiri.
Keduanya menampilkan keunikan desain arsitektural yang menunjukkan perkembangan budaya lokal dan pengaruh luar yang harmonis.
Bukti Sejarah Hubungan dengan Kerajaan Sriwijaya
Sejarawan menilai keberadaan Candi Bahal merupakan bukti bahwa wilayah Sumatra Utara, khususnya Padang Lawas, pernah menjadi salah satu pusat penting penyebaran agama Buddha di bawah pengaruh Kerajaan Sriwijaya.
Kerajaan maritim besar ini dikenal sebagai pusat pendidikan dan keagamaan Buddha di Asia Tenggara pada abad ke-7 hingga 13.
Akses dan Daya Tarik Wisata
Untuk menuju Candi Bahal, wisatawan dapat melakukan perjalanan darat dari Medan dengan waktu tempuh sekitar 6 hingga 7 jam.
Meski akses jalan masih perlu perbaikan di beberapa titik, pemandangan alam sepanjang perjalanan menjanjikan pengalaman yang memikat.
Candi Bahal kini tak hanya dikunjungi oleh pencinta sejarah, tetapi juga menjadi favorit kalangan fotografer dan wisatawan lokal yang ingin menjauh sejenak dari hiruk pikuk kota.
Keasrian lingkungan sekitar dan keramahan warga desa turut menambah kesan tersendiri bagi setiap pengunjung.
Potensi Wisata Budaya yang Perlu Didorong
Dengan segala kekayaan sejarah dan nilai budaya yang dimilikinya, Candi Bahal menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan Sumatra Utara.
Namun demikian, perhatian dari pemerintah daerah dan pusat dinilai masih minim.
Diperlukan pengembangan infrastruktur, promosi, dan pelestarian yang berkelanjutan agar candi ini bisa lebih dikenal luas, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga mancanegara.
Sebagai peninggalan sejarah yang menyatukan nilai spiritual, seni, dan kebudayaan lintas bangsa, Candi Bahal layak menjadi bagian dari narasi besar sejarah Indonesia.
Lebih dari sekadar situs arkeologi, ia adalah warisan peradaban yang harus dijaga, dirawat, dan dikenalkan kepada generasi mendatang.*
(tv/a008)
JAKARTA Lima hari pasca penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontr
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBER Sebuah ledakan mengejutkan terjadi di Masjid Raya Pesona, kompleks Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember,
PERISTIWA
JAKARTA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan penyelesaian restrukturisasi utang proyek Kere
EKONOMI
JAKARTA Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, kini dalam kondisi stabil dan tidak mengancam jiwa setelah disiram air keras, kata RSUP
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, mantan staf khusus eks Menteri Agama Yaqut
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah efisiensi anggaran sebagai respons terhadap konflik Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kelompok masyarakat Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) mengklaim telah memenangkan empat kali persidangan sengketa informasi terkai
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk berhatihati menerima hampers atau had
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN, KABUPATEN ASAHAN Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan berhasil menghimpun dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) s
PEMERINTAHAN
KISARAN, KABUPATEN ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menghadiri perayaan Milad ke62 Ikatan Mahasiswa Muhammadi
PEMERINTAHAN