Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
JAKARTA – Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Raja Juli Antoni, menegaskan bahwa rencana pembangunan fasilitas pariwisata di Pulau Padar, kawasan Taman Nasional (TN) Komodo, akan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan tidak akan mengganggu habitat asli komodo (Varanus komodoensis).
Raja Juli menyampaikan komitmennya untuk menempatkan aspek ekologi sebagai prioritas utama dalam setiap proses pembangunan di kawasan konservasi tersebut.
"Saya akan pastikan, kalaupun pihak swasta membangun, yang paling utama adalah menjaga ekologi. Jangan sampai merusak lingkungan atau habitat komodo," tegas Menhut, Rabu (7/8/2025).
Menurutnya, pemanfaatan kawasan taman nasional untuk kegiatan ekowisata tetap dimungkinkan selama berada di dalam zona pemanfaatan dan dilakukan berdasarkan prinsip konservasi berkelanjutan.
Rencana pembangunan fasilitas wisata ini melibatkan PT Komodo Wildlife Ecotourism (KWE) yang telah mengantongi izin sejak 2014.
Namun hingga kini, belum ada aktivitas pembangunan berarti yang dilakukan di lapangan.
Menhut juga menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan di Pulau Padar akan melalui kajian mendalam, termasuk environmental impact assessment (EIA) yang akan melibatkan UNESCO, mengingat TN Komodo telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia sejak 1991.
"Data-data masih harus kita sempurnakan kembali," ujarnya saat menanggapi kekhawatiran publik mengenai pembangunan skala besar seperti vila di Pulau Padar.
Ia memastikan bahwa jika pembangunan dilanjutkan, bentuknya akan berupa struktur tidak permanen dan ramah lingkungan, sehingga tidak meninggalkan dampak negatif terhadap ekosistem.
Menhut Raja Juli juga mengapresiasi tingginya perhatian masyarakat terhadap isu konservasi di TN Komodo.
Menurutnya, keterlibatan publik menjadi salah satu pendorong utama dalam menjaga keseimbangan antara pariwisata dan pelestarian alam.
"Konservasi tetap menjadi fokus utama. Pemanfaatan kawasan akan dilakukan secara hati-hati dan berdasar pada kajian ilmiah serta prinsip ekowisata yang berkelanjutan," pungkasnya.
Sebelumnya, pemerintah juga mengumumkan pembatasan kuota kunjungan ke Pulau Padar guna menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan pengunjung.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan kegiatan wisata di taman nasional tersebut.*
(km/a008)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI