Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA –Politisi Golkar sekaligus praktisi hukum Henry Indraguna mengeluarkan pernyataan tegas menanggapi aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada 22 Juli 2024 lalu. Dalam aksi tersebut, demonstrasi yang awalnya dimaksudkan untuk mengkritik kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama sepuluh tahun, berakhir dengan kericuhan yang melibatkan bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan.
Henry Indraguna menyatakan bahwa aksi demonstrasi yang diwarnai kekerasan seharusnya tidak menjadi model untuk menyampaikan aspirasi publik. “Aksi demonstrasi yang mempertunjukkan kekerasan bukan solusi terbaik untuk memecahkan persoalan bangsa dan tantangan ke depan yang lebih rumit dan kompleks,” tegas Henry saat ditemui di Jakarta, Sabtu (27/7/2024).
Kritik Terhadap Tindakan Kekerasan
Menurut Henry, model aksi kekerasan justru merugikan para demonstran itu sendiri. “Kericuhan yang dibuat massa aksi semakin membuat masyarakat apatis terhadap aksi mereka. Bahkan, masyarakat yang terkena dampak residu dari aksi tersebut malah balik mencemoohnya,” jelasnya. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa kekerasan tidak mendapatkan simpati dari masyarakat dan malah memperburuk citra para pengkritik.
Henry juga menyoroti bahwa mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI sebaiknya tidak terjebak dalam permainan politik elit. Dia menilai bahwa kritik terhadap pemerintah seharusnya dilakukan dengan pertimbangan yang objektif dan komprehensif. “Menilai kinerja Presiden Jokowi itu jangan sepotong-sepotong, harus satu kesatuan komprehensif. Dengan begitu akan melahirkan penilaian kritis, objektif, konstruktif, dan solutif,” tambah Henry.
Pengakuan Terhadap Kepemimpinan Jokowi
Henry menegaskan bahwa dunia internasional mengakui keberhasilan Presiden Jokowi dalam memimpin Indonesia. “Dunia mengakui keberhasilan Jokowi memimpin Indonesia dan memberikan dampak kepada Indonesia sebagai negara yang disegani dengan bargaining yang tinggi di negara kawasan maupun global,” ujarnya.
Kronologi Aksi dan Bentrokan
Demonstrasi yang digelar oleh BEM SI pada malam 22 Juli 2024 berlangsung di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi tersebut melibatkan sekitar seribu peserta yang melakukan unjuk rasa di depan kantor-kantor pemerintah dan lembaga negara.
Polisi yang diterjunkan dalam aksi ini berjumlah 1.231 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait. Meskipun pihak kepolisian telah mengimbau massa aksi untuk membubarkan diri pada pukul 18.00 WIB, massa tetap bertahan. Akibatnya, polisi terpaksa menggunakan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.
Bentrokan tersebut menyebabkan beberapa mahasiswa mengalami luka-luka. Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, mengaku mengalami cedera setelah terlibat bentrokan dengan polisi dan kini dirawat di rumah sakit. “Diinfus karena kelelahan dan perut kram sempat ditendang pas bentrok sama polisi tadi malam,” kata Herianto kepada wartawan pada 23 Juli 2024.
Refleksi dan Tindakan Selanjutnya
Aksi demonstrasi ini menyoroti perlunya pendekatan yang lebih damai dan efektif dalam menyampaikan aspirasi publik. Henry Indraguna menekankan pentingnya pemilihan metode yang konstruktif dalam beroposisi dan mengajukan kritik terhadap pemerintah. Ke depan, diharapkan para demonstran dapat mengadopsi pendekatan yang lebih positif dan dialogis agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas dan pihak-pihak terkait.
(N/014)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL