13.702 Keluarga di Sumut Terima Bantuan Pascabencana, Tapanuli Tengah Terbesar
MEDAN Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara mencatat bantuan pascabencana telah disalurkan kepada 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM)
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Politisi Golkar sekaligus praktisi hukum Henry Indraguna mengeluarkan pernyataan tegas menanggapi aksi demonstrasi yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) pada 22 Juli 2024 lalu. Dalam aksi tersebut, demonstrasi yang awalnya dimaksudkan untuk mengkritik kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama sepuluh tahun, berakhir dengan kericuhan yang melibatkan bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan.
Henry Indraguna menyatakan bahwa aksi demonstrasi yang diwarnai kekerasan seharusnya tidak menjadi model untuk menyampaikan aspirasi publik. “Aksi demonstrasi yang mempertunjukkan kekerasan bukan solusi terbaik untuk memecahkan persoalan bangsa dan tantangan ke depan yang lebih rumit dan kompleks,” tegas Henry saat ditemui di Jakarta, Sabtu (27/7/2024).
Kritik Terhadap Tindakan Kekerasan
Menurut Henry, model aksi kekerasan justru merugikan para demonstran itu sendiri. “Kericuhan yang dibuat massa aksi semakin membuat masyarakat apatis terhadap aksi mereka. Bahkan, masyarakat yang terkena dampak residu dari aksi tersebut malah balik mencemoohnya,” jelasnya. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa kekerasan tidak mendapatkan simpati dari masyarakat dan malah memperburuk citra para pengkritik.
Henry juga menyoroti bahwa mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI sebaiknya tidak terjebak dalam permainan politik elit. Dia menilai bahwa kritik terhadap pemerintah seharusnya dilakukan dengan pertimbangan yang objektif dan komprehensif. “Menilai kinerja Presiden Jokowi itu jangan sepotong-sepotong, harus satu kesatuan komprehensif. Dengan begitu akan melahirkan penilaian kritis, objektif, konstruktif, dan solutif,” tambah Henry.
Pengakuan Terhadap Kepemimpinan Jokowi
Henry menegaskan bahwa dunia internasional mengakui keberhasilan Presiden Jokowi dalam memimpin Indonesia. “Dunia mengakui keberhasilan Jokowi memimpin Indonesia dan memberikan dampak kepada Indonesia sebagai negara yang disegani dengan bargaining yang tinggi di negara kawasan maupun global,” ujarnya.
Kronologi Aksi dan Bentrokan
Demonstrasi yang digelar oleh BEM SI pada malam 22 Juli 2024 berlangsung di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat. Aksi tersebut melibatkan sekitar seribu peserta yang melakukan unjuk rasa di depan kantor-kantor pemerintah dan lembaga negara.
Polisi yang diterjunkan dalam aksi ini berjumlah 1.231 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI, dan instansi terkait. Meskipun pihak kepolisian telah mengimbau massa aksi untuk membubarkan diri pada pukul 18.00 WIB, massa tetap bertahan. Akibatnya, polisi terpaksa menggunakan water cannon dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.
Bentrokan tersebut menyebabkan beberapa mahasiswa mengalami luka-luka. Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, mengaku mengalami cedera setelah terlibat bentrokan dengan polisi dan kini dirawat di rumah sakit. “Diinfus karena kelelahan dan perut kram sempat ditendang pas bentrok sama polisi tadi malam,” kata Herianto kepada wartawan pada 23 Juli 2024.
Refleksi dan Tindakan Selanjutnya
Aksi demonstrasi ini menyoroti perlunya pendekatan yang lebih damai dan efektif dalam menyampaikan aspirasi publik. Henry Indraguna menekankan pentingnya pemilihan metode yang konstruktif dalam beroposisi dan mengajukan kritik terhadap pemerintah. Ke depan, diharapkan para demonstran dapat mengadopsi pendekatan yang lebih positif dan dialogis agar dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas dan pihak-pihak terkait.
(N/014)
MEDAN Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara mencatat bantuan pascabencana telah disalurkan kepada 13.702 keluarga penerima manfaat (KPM)
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Komisi VIII DPR RI dan Kementerian Haji dan Umrah memperkuat sinergi untuk mempersiapka
PEMERINTAHAN
BINJAI Wajah baru ruang pelayanan Satuan Intelijen dan Keamanan (Satintelkam) Polres Binjai mendapat apresiasi dari aktivis Dhani Lubis.
NASIONAL
ACEH JAYA Berdakwah ke wilayah pedalaman menjadi pengalaman tersendiri bagi Ustaz Drs. Muchlis Hasan, pegiat dakwah Muhammadiyah Aceh. P
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah tokoh untuk menduduki jabatan Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres. Lembaga i
NASIONAL
BANJARMASIN Kasus tenggelamnya KM Virgo Transport 8 memasuki babak baru. Penyidik gabungan Polda Kalimantan Selatan menetapkan empat ora
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Peringatan Hari Batik Nasional di SMA Negeri 7 Banda Aceh berlangsung meriah. Kegiatan yang digelar Jumat, 2 Oktober 2026, it
PENDIDIKAN
JAKARTA Ahli hukum tata negara Universitas Jayabaya, M Rullyandi, melaporkan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Saldi Isra dan hakim k
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik 23 tokoh dan pejabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Kepre
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung atau Kejagung menyita sejumlah aset dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Berg
HUKUM DAN KRIMINAL