JAKARTA -Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pengukuhan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk masa bakti tahun 2023-2028 dalam sebuah acara yang digelar di Istana Negara pada Jumat (5/4/2023) pukul 11.30 WIB. Acara pengukuhan tersebut menandai langkah penting dalam memperkuat struktur organisasi Gerakan Pramuka di Indonesia.
Dalam suasana yang penuh semangat, sejumlah pengurus Gerakan Pramuka berbaris di dalam Istana Negara, menyambut momen pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengucapkan kata-kata pengukuhan dengan penuh harapan dan semangat, “Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Jumat 5 April 2024 saya kukuhkan saudara-saudara sebagai pengurus kwartir nasional gerakan pramuka masa bakti tahun 2023-2028.”
Pengukuhan ini dilakukan secara hybrid, di mana 12 orang unsur pimpinan dikukuhkan di Istana Negara, sedangkan pengurus lainnya, sebanyak 101 orang, dikukuhkan di Gedung Kwarnas Gambir. Keputusan untuk melakukan pengukuhan secara hybrid ini mengikuti perkembangan teknologi yang memungkinkan pelaksanaan acara secara efisien tanpa mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku.
Berikut adalah 12 pimpinan Kwartir Nasional yang dikukuhkan di Istana Negara:
Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Drs. H. Budi Waseso
Mayor Jenderal TNI (Purn) Dr. Bachtiar, S.IP, M.AP.
Prof. Dr. Sri Puryono KS., M.P.
Dr. Sigit Muryono, M.Pd., Kons.
Dr. Rahmansyah, M.Si.
Yulius, S.T.
Pengukuhan ini memberikan harapan baru bagi Gerakan Pramuka dalam menjalankan misinya dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia. Keberadaan pengurus yang baru ini diharapkan dapat membawa semangat baru dalam mengembangkan organisasi Pramuka di Tanah Air.
(K/09)
Presiden Jokowi Kukuhkan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka untuk Masa Bakti Tahun 2023-2028