BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

PDIP Yakin Pertahankan Kursi Ketua DPR RI, Akan Kalahkan Golkar?

BITVonline.com - Kamis, 29 Februari 2024 08:20 WIB
PDIP Yakin Pertahankan Kursi Ketua DPR RI, Akan Kalahkan Golkar?
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA  – Suasana politik pasca-Pemilu 2024 semakin memanas dengan persaingan antara PDIP dan Golkar untuk merebut kursi Ketua DPR RI periode 2024-2029. Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat, yakin partainya akan mempertahankan posisi tersebut, sementara Ketua DPP Golkar, Ace Syadzily, mengklaim bahwa peluang Golkar merebut kursi Ketua DPR RI dari PDIP sangat terbuka.

Djarot optimis dengan perolehan kursi PDIP yang tinggi dan unggul dari partai lain berdasarkan suara yang masuk di Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN). Namun, Ace menyatakan bahwa sebaran suara Golkar lebih merata, terutama di luar Jawa, dan masih menghitung suara yang diperoleh Golkar sebelum memberikan kesimpulan.

Keduanya mengungkapkan keyakinan masing-masing, namun Pengakuan Korban

Sementara itu, laporan dugaan pelecehan seksual yang dilayangkan terhadap Rektor UP menimbulkan kontroversi. Pengacara Rektor menduga bahwa laporan tersebut merupakan politisasi kampus, terutama karena dibuat menjelang pemilihan rektor baru. Meskipun demikian, kuasa hukum korban menyebut bahwa dugaan pelecehan tersebut telah terjadi sejak Februari 2023 dan dilaporkan setelah korban merasa dirugikan.

Kondisi politik yang panas juga mencuat dalam penentuan kursi Ketua DPR RI, dimana PDIP dan Golkar bersaing ketat. Potensi Golkar mendapatkan jatah kursi Ketua DPR RI tampaknya masih terbuka, terutama dengan sebaran suara yang merata di banyak daerah pemilihan. Aturan penentuan kursi Ketua DPR RI berdasarkan perolehan kursi DPR partai politik, dengan pertimbangan perolehan suara secara nasional jika terdapat lebih dari satu partai politik dengan perolehan kursi terbanyak yang sama.

Perkembangan politik ini menjadi sorotan utama di tengah masyarakat, menimbulkan berbagai spekulasi dan ekspektasi terhadap pergerakan politik selanjutnya di Tanah Air.

(K/09)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru