Kebakaran Hanguskan Beberapa Ruko di Pasar Pagi Medan Labuhan
MEDAN Kebakaran melanda Pasar Pagi di Jalan Syahbuddin Yatim, Pekan Labuhan, Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu (18/2/2026). Api menghangus
PERISTIWA
JAKARTA – Yenny Wahid, putri dari Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, menyatakan bahwa semua anak presiden memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan negara. Dalam sebuah acara yang dihadiri oleh para alumni Universitas Indonesia (UI) dan dihelat di Fatmawati, Jakarta Selatan pada Sabtu (3/2/2024), Yenny menegaskan bahwa tidak boleh ada perlakuan istimewa terhadap anak-anak presiden hanya karena kedudukan orang tua mereka.
Tidak boleh ada anak Presiden yang diistimewakan karena kedudukannya sama,” ujar Yenny Wahid dalam acara yang juga mengundang Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai pembicara. Pernyataan tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari para alumni UI yang hadir.
Menurut Yenny, prinsip demokrasi harus ditegakkan untuk semua, bukan hanya untuk satu keluarga atau golongan tertentu. “Demokrasi adalah hak untuk semua, bukan hanya untuk satu keluarga. Oleh karena itu, kita harus menentang segala bentuk upaya yang bertujuan untuk merusak demokrasi,” tegasnya.
Yenny juga menekankan bahwa tidak boleh ada penggunaan alat-alat negara atau aset negara hanya untuk kepentingan keluarga tertentu. “Tidak boleh ada alat negara atau aset negara yang dipakai hanya untuk kepentingan satu keluarga,” tambahnya, seraya mendapat dukungan penuh dari para hadirin.
Dalam momentum kampanye untuk Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid mengajak semua pihak untuk bersatu dan bergerak bersama-sama dalam memperjuangkan prinsip-prinsip demokrasi yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Yenny Wahid tiba di acara kampanye di Fatmawati, Jakarta Selatan, pada siang hari, dan sambil menunggu kedatangan Ganjar dan Mahfud, ia memberikan orasi mengenai pentingnya menjaga demokrasi di depan para alumni UI yang hadir. Dengan sikap dan pidato yang lugas, Yenny Wahid memperkuat narasi bahwa semua anak bangsa, termasuk anak-anak presiden, harus diperlakukan secara adil dan setara di bawah hukum dan negara.
(FZ)
MEDAN Kebakaran melanda Pasar Pagi di Jalan Syahbuddin Yatim, Pekan Labuhan, Medan Labuhan, Kota Medan, Rabu (18/2/2026). Api menghangus
PERISTIWA
GIANYAR Personel Polisi Banjar dari Satpolairud Polres Gianyar menggelar kegiatan sambang dan imbauan kamtibmas di kawasan Pantai Kerama
NASIONAL
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Ari Wahyu Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesadaran Nasional yang digelar di L
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Suasana menjelang 1 Ramadhan 1447 Hijriah di Kota Padangsidimpuan tampak lebih ramai dari biasanya, Rabu, 18 Februari 20
EKONOMI
BADUNG Kapolda Bali Daniel Adityajaya menegaskan bahwa keamanan merupakan prasyarat utama pembangunan. Tanpa stabilitas yang kuat, kata
NASIONAL
TAPSEL Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan menuntaskan rehabilitasi Jembatan Aramco di Lingkungan
NASIONAL
MEDAN Perayaan Imlek 2577 menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Kota Medan dan tokoh masyarakat Tionghoa Sumatera Utara. Wali K
PEMERINTAHAN
LABUSEL BupatiLabuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang kembali menegaskan komitmennya membangun dari desa. Selasa, 17 Februari 2026
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Habiburokhman mempertanyakan langkah Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang
POLITIK
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan seluruh fasilitas kesehatan terdampak bencana di Sumatera ditargetkan rampung d
KESEHATAN