Usia 40 Bukan Akhir, Saatnya Menata Kembali Hidup dan Mendekat kepada Allah
BANDA ACEH Memasuki usia 40 tahun menjadi momentum bagi seseorang untuk kembali menata kehidupan, mulai dari memperbanyak syukur, berbak
AGAMA
MAKASSAR -Jalan AP Pettarani yang terletak di Kecamatan Panakkuang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, belakangan ini menjadi sorotan setelah eksekusi lahan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri (PN) Makassar berujung ricuh. Penyebabnya, sejumlah warga yang mengklaim memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan tersebut menentang tindakan eksekusi yang dilakukan pada Kamis, 13 April 2025.
Eksekusi lahan ini melibatkan sebidang tanah dan bangunan seluas 12.913 meter persegi yang terletak di salah satu jalan utama di Kota Makassar, yang juga merupakan jalur strategis mengingat keberadaan tol layang di atasnya. Jalan AP Pettarani menghubungkan Jalan Sultan Alauddin di selatan dengan Jalan Urip Sumohardjo di utara. Tol layang yang dibangun di atas jalan ini membentang sepanjang 4,3 kilometer dan diresmikan pada 18 Maret 2021 oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.
Masyarakat setempat, yang mengklaim memiliki hak atas lahan tersebut, merasa keberatan dengan eksekusi yang berlangsung dan menyebutkan mereka sudah memiliki sertifikat yang sah. Perdebatan ini mengundang perhatian publik, karena tanah yang dijadikan eksekusi merupakan lokasi yang sangat strategis dan berkembang pesat.
Di balik kontroversi tersebut, ada satu hal yang menarik perhatian banyak orang, yaitu asal-usul nama Jalan AP Pettarani. Ternyata, jalan ini dinamai setelah seorang tokoh terkenal asal Suku Bugis, yaitu Andi Pangerang Pettarani. Pria yang lahir pada 14 Mei 1903 di Desa Mangasa, Kabupaten Gowa, ini dikenal sebagai seorang birokrat, politikus, dan Gubernur Sulawesi yang terakhir sebelum pembagian wilayah pada tahun 1960.

AP Pettarani juga merupakan seorang tentara yang tergabung dalam Anggota Komite Persiapan Kemerdekaan Indonesia di Sulawesi, dan menerima Tanda Jasa Pahlawan dari Presiden Soekarno pada 10 November 1958. Beliau wafat pada 12 Agustus 1975 di Makassar dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Panaikang.
Sebagai tokoh yang berpengaruh dalam sejarah Sulawesi, nama AP Pettarani kini menjadi simbol dalam kehidupan masyarakat Makassar, termasuk di dalamnya jalan yang kini menjadi pusat perhatian akibat eksekusi lahan ini.
kp/n14
BANDA ACEH Memasuki usia 40 tahun menjadi momentum bagi seseorang untuk kembali menata kehidupan, mulai dari memperbanyak syukur, berbak
AGAMA
NIAS UTARA Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan pembangunan rumah produksi kelapa di Kabupaten Nias U
EKONOMI
NIAS UTARA Warga dan pihak sekolah menyambut gembira rencana Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membangun dan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengajak generasi muda membangun integritas, menjunjung kejujuran, dan mempersia
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di se
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Cuaca di Provinsi Aceh pada Sabtu (8/8) diprakirakan didominasi kondisi berawan. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami cuaca
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Sabtu (8/8) diprakirakan didominasi hujan ringan dan berawan. Suhu udara tertinggi b
NASIONAL
JAKARTA Cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Sabtu (8/8) diprakirakan cerah. Suhu udara tertinggi diperkirakan mencapai 35 derajat
NASIONAL
BANDUNG Cuaca di sejumlah wilayah Jawa Barat pada Sabtu (8/8) diprakirakan didominasi kondisi cerah. Suhu udara tertinggi diperkirakan m
NASIONAL
YOGYAKARTA Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (8/8) diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga cerah berawan. Suhu udara
NASIONAL