AP Pettarani juga merupakan seorang tentara yang tergabung dalam Anggota Komite Persiapan Kemerdekaan Indonesia di Sulawesi, dan menerima Tanda Jasa Pahlawan dari Presiden Soekarno pada 10 November 1958. Beliau wafat pada 12 Agustus 1975 diMakassar dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Panaikang.
Sebagai tokoh yang berpengaruh dalam sejarah Sulawesi, nama AP Pettarani kini menjadi simbol dalam kehidupan masyarakatMakassar, termasuk di dalamnya jalan yang kini menjadi pusat perhatian akibat eksekusi lahan ini.