Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkap perjalanan politiknya yang disebut penuh tantangan, termasuk empat kali kegagalan dalam kontestasi pemilihan presiden.
Namun, ia menyatakan dukungan dari buruh, petani, dan nelayan tidak pernah surut hingga akhirnya mengantarkannya ke kursi presiden.
Pernyataan itu disampaikan dalam pidato peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026.
Baca Juga:
"Saudara-saudara sekalian, saya lima kali ingin jadi presiden, empat kali saya kalah, tetapi saya merasa buruh, petani, dan nelayan selalu bersama saya," kata Prabowo di hadapan ribuan peserta May Day.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi mandat moral yang harus dijalankan dengan memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.
Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk mengalokasikan kebijakan yang berpihak pada kelompok pekerja, petani, dan nelayan selama masa pemerintahannya.
"Saudara memberi mandat kepada saya dan percayalah saya akan memberi segalanya untuk membela rakyat saya. Sisa hidup saya adalah untuk rakyat saya," ujarnya.
Prabowo menyebut pekerja yang mengandalkan tenaga fisik sebagai kelompok yang mulia. Menurutnya, buruh, petani, dan nelayan adalah fondasi penting dalam kehidupan berbangsa.
"Saya menghormati perjuangan saudara-saudara. Orang yang bekerja dengan badannya, dengan keringatnya, adalah orang yang mulia," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga mengumumkan sejumlah kebijakan ketenagakerjaan, di antaranya pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), pembentukan Satgas Mitigasi PHK melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026, serta ratifikasi Konvensi ILO 188 tentang sektor perikanan.
Selain itu, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur perlindungan bagi pekerja transportasi daring sebagai bagian dari penguatan jaminan sosial tenaga kerja.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.