Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan satu juta rumah per tahun bagi pekerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan buruh.
Komitmen tersebut disampaikan saat peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026.
Prabowo mengatakan program perumahan ini dirancang untuk mengurangi beban pengeluaran buruh, khususnya biaya sewa yang selama ini dinilai cukup tinggi.
Pemerintah akan membangun hunian dalam bentuk klaster di sekitar kawasan industri agar mendekatkan tempat tinggal dengan lokasi kerja.
"Kita akan membangun satu juta rumah. Jadi biaya kontrak yang selama ini mencapai sekitar 30 persen dari pendapatan bisa dialihkan untuk cicilan rumah," ujar Prabowo di hadapan ribuan buruh.
Menurut dia, skema pembiayaan rumah akan dibuat fleksibel dan berjangka panjang agar terjangkau oleh pekerja.
Pemerintah membuka opsi tenor cicilan hingga 20 tahun, bahkan diperpanjang hingga 40 tahun jika diperlukan.
Selain hunian, pemerintah juga akan melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas penunjang seperti sekolah, rumah sakit, pusat olahraga, hingga layanan penitipan anak (daycare).
Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja dan keluarganya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyoroti tingginya bunga pinjaman yang selama ini membebani masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia mengaku telah menginstruksikan perbankan milik negara untuk menurunkan suku bunga kredit rakyat.
"Saya sudah perintahkan bank-bank milik negara, kita akan kucurkan kredit untuk rakyat dengan bunga maksimal 5 persen per tahun," katanya.