Rico Waas Lepas Kontingen Pramuka Medan ke Jamnas XII, Titip Nama Baik Kota
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan yang akan mengikuti J
PENDIDIKAN
TANGERANG SELATAN -Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) bergerak cepat menangkap dua pria yang viral karena menodongkan pisau di depan murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Permata Pamulang, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan. Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang, menegaskan tidak ada toleransi bagi aksi premanisme di wilayah hukumnya.
Polisi Bertindak CepatAKBP Victor Inkiriwang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku premanisme dan tindak kejahatan lain di Tangsel.
"Kami tidak mentolerir aksi premanisme. Tidak ada ruang bagi pelaku premanisme dan tindak kejahatan lainnya di wilayah hukum Tangsel. Kami akan tindak tegas," kata Victor dalam keterangannya kepada awak media, Sabtu (15/2/2025).
Menurut Victor, kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Tangerang Selatan dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Sampai saat ini, keduanya masih kami lakukan pemeriksaan. Kami akan proses sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.
Kronologi KejadianPeristiwa ini bermula dari sebuah video yang viral di media sosial pada Jumat (14/2). Video tersebut menunjukkan seorang pria mendatangi guru dan murid TK yang sedang berlatih drum band di halaman sekolah. Pria tersebut terlibat cekcok dengan seorang pria lain di lokasi, lalu pergi.
Namun, dalam video lanjutan, pria tersebut kembali bersama seorang rekannya dan langsung melakukan pemukulan terhadap pria berbaju cokelat di tempat kejadian. Salah seorang pelaku yang mengenakan celana loreng oranye terlihat menodongkan pisau ke arah korban.
Dugaan sementara, kedua pelaku mencoba meminta uang kepada pihak TK yang sedang mengadakan latihan. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran.
Pelaku Ditangkap di Lokasi Berbeda. AKBP Victor Inkiriwang mengungkapkan bahwa dirinya langsung mengecek lokasi kejadian setelah menerima informasi mengenai aksi premanisme tersebut. Ia segera menginstruksikan timnya untuk menangkap pelaku dalam waktu cepat.
"Saya kemarin setelah mendapatkan informasi tersebut langsung cek TKP dan perintahkan Kasat Reskrim untuk mengejar pelakunya. Dalam waktu beberapa jam, keduanya sudah kita amankan," jelasnya.
Victor menambahkan bahwa kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda. Saat ini, mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi premanisme tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan tindakan premanisme di lingkungan sekitar.
(dc/a)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Medan yang akan mengikuti J
PENDIDIKAN
JAKARTA Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan respons terkait hasil survei nasional Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempat
POLITIK
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,29 persen pada triwu
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang 12.000 Dollar Singapura (SGD) dalam amplop yang diduga diberikan Bupati Kuantan Si
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyatakan perang terhadap peredaran narkotika di wilayah Aceh. Pernyataan itu disampaika
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Rasa syukur dan harapan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal mulai tumbuh di tengah para penyintas bencana yang me
NASIONAL
NAGAN RAYA Akses masyarakat di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang sempat terputus akibat bencana hidrome
NASIONAL
Catatan redaksi Berita ini dibuat berdasarkan keterangan keluarga serta dokumen DPR RI dan kliping Pos Metro Medan yang diperlihatkan kepad
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan empat tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Ba
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 16 saksi dalam penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL