BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

Presiden Prabowo Subianto: Anak Mampu Jangan Mengejek Program Makan Bergizi Gratis

Redaksi - Sabtu, 15 Februari 2025 15:55 WIB
Presiden Prabowo Subianto: Anak Mampu Jangan Mengejek Program Makan Bergizi Gratis
Presiden RI Prabowo Subianto
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAWA BARAT -Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya solidaritas sosial dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pidatonya pada peringatan hari ulang tahun ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025), Prabowo meminta agar anak-anak dari keluarga mampu tidak mengejek atau meremehkan makanan yang disediakan oleh program tersebut.

"Rakyat kita, anak-anak kita tidak boleh kelaparan. Kalau ada anak orang kaya yang sudah kenyang, yang sudah makan enak, tidak apa-apa. Jatahmu kasih ke orang lain. Jangan ngenyek!" tegas Prabowo.

Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk mengatasi masalah malnutrisi dan stunting di Indonesia. Diluncurkan pada Januari 2025, program ini bertujuan menyediakan makanan bergizi gratis bagi hampir 90 juta anak-anak dan ibu hamil hingga tahun 2029, dengan anggaran mencapai $28 miliar.

Langkah ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting yang saat ini mencapai 21,5% pada anak di bawah usia lima tahun.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti upaya efisiensi anggaran pemerintah. Ia menyebutkan bahwa dari dividen atau pendapatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), negara memperoleh dana sebesar Rp 200 triliun. Sementara itu, penghematan dari anggaran pemerintahan mencapai sekitar Rp 608 triliun melalui penyisiran efisiensi yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan. Dana tersebut kemudian dialokasikan untuk program MBG, dan sisanya akan diinvestasikan ke Danantara.

"Sisanya berarti kita akan punya (kurang lebih) 20 miliar dolar sisa, dan ini tidak kita pakai, ini akan kita serahkan ke Danantara untuk diinvestasikan," tambahnya.

Program MBG telah berjalan selama lebih dari sebulan dan telah menjangkau jutaan anak-anak di seluruh Indonesia. Namun, tantangan seperti insiden keracunan makanan di beberapa daerah menjadi perhatian serius pemerintah.

Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keamanan makanan yang disajikan dalam program ini.

(km/a)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru