"Pendidikan adalah prioritas dan pemerintah sudah memastikan bahwa jumlah penerima dan anggaran KIP yang diberikan tidak berubah," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Eddy juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal implementasi kebijakan KIP di kampus-kampus guna memastikan beasiswa tersebut diterima oleh mahasiswa yang benar-benar membutuhkan.
"Tujuannya adalah agar pertama, memastikan tidak ada pemotongan KIP pada adik-adik mahasiswa kita yang tidak mampu. Kedua, memastikan KIP diberikan tepat sasaran kepada mereka yang berhak dan membutuhkan sesuai kriteria yang ditetapkan pemerintah," tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum PAN ini menilai bahwa akses pendidikan tinggi harus semakin diperluas bagi kelompok masyarakat kurang mampu. Ia pun optimistis bahwa pemerintahan Prabowo Subianto akan memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.