Presiden Prabowo Subianto kembali mengadakan pertemuan dengan puluhan pemimpin redaksi media massa dan tokoh senior jurnalisme di kediamannya di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (23/2/2025)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pemimpin Redaksi Detikcom, Alfito Deannova Gintings, berharap pertemuan ini bisa diadakan secara rutin. Menurutnya, pertemuan semacam ini penting agar media memahami alasan di balik kebijakan pemerintah sebelum dipublikasikan. "Kami berharap pertemuan ini bisa lebih sering dilakukan, terutama untuk memberikan penjelasan soal landasan filosofis dan prinsip dasar keputusan strategis yang diambil pemerintah, seperti efisiensi anggaran dan kebijakan lainnya," ujarnya.
Alfito juga menekankan pentingnya komunikasi yang jelas antara media dan pemerintah untuk mengatasi disinformasi yang berkembang di masyarakat. "Media dapat menjadi rujukan yang kredibel untuk masyarakat di tengah arus disinformasi, agar publik bisa mendapatkan informasi yang akurat dan jelas," lanjutnya.
Ketua Forum Pemred Indonesia, Retno Pinasti, juga menyampaikan bahwa komunikasi dua arah sangat penting untuk meluruskan kesalahpahaman dan memastikan informasi yang sampai ke publik tidak terdistorsi. "Komunikasi dua arah yang lancar sangat dibutuhkan agar kesalahpahaman dapat dihindari. Semoga pertemuan ini dapat menjadi langkah untuk memperbaiki dialog antara media dan pemerintah," kata Retno.
Pertemuan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi yang baik antara pemerintah dan media untuk menjaga keberlanjutan pembangunan bangsa, sekaligus menjawab tantangan era disinformasi.