Terpukau Danau Toba, Pelari 34 Negara Bilang “Ini Surga” di Trail of The Kings UTMB 2026
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
SOLO -Presiden Indonesia ke-7, Joko Widodo (Jokowi), menanggapi tudingan yang menyebut dirinya sebagai inisiator revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK), yang beredar melalui sebuah video yang mencuat di media sosial. Tudingan tersebut disampaikan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menyebutkan bahwa Jokowi sengaja menginisiasi revisi UU KPK untuk melindungi langkah politik anaknya, Gibran Rakabuming Raka, dan menantunya, Bobby Nasution, yang hendak mencalonkan diri sebagai wali kota.
Jokowi dengan tegas membantah tudingan tersebut dan menilai bahwa apa yang disampaikan Hasto hanyalah "karangan cerita." "Itu karangan cerita, semua orang bisa membuat karangan cerita," ujar Jokowi dengan nada tegas saat ditemui di Solo pada Rabu (26/2/2025).
Tudingan tersebut datang setelah Hasto mengungkapkan dalam video yang beredar bahwa Jokowi disebut-sebut terlibat dalam proses revisi UU KPK untuk mengamankan langkah politik Gibran dan Bobby, agar jika terpilih sebagai wali kota, mereka aman dari jerat hukum. Namun, Jokowi menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak ada kaitannya dan meminta semua pihak untuk berpikir logis.
"Hubungannya apa coba? Pakai logika dong kita itu. Pake logika, untuk apa, masa untuk menggolkan hal-hal yang kecil, pemilihan wali kota, yang benar aja. Logika kita kita pake lah," ungkap Jokowi.
Jokowi menjelaskan bahwa proses revisi UU KPK sudah dimulai sejak 2015, jauh sebelum Gibran dan Bobby berniat mencalonkan diri dalam pilkada. "Saat itu DPR yang menginisiasi revisi UU KPK, bukan saya. 2016, 2017, 2018 juga ada upaya untuk melakukan pembahasan itu, tetapi juga tidak terjadi," jelas Jokowi.
Menurut Jokowi, revisi tersebut baru dimasukkan dalam Prolegnas pada 2019 setelah mendapatkan persetujuan dari semua fraksi di DPR. Ia juga menegaskan bahwa surat presiden (surpres) yang dikeluarkannya terkait RUU KPK bukan berasal dari keinginannya sendiri, melainkan merupakan kesepakatan yang telah disetujui oleh seluruh fraksi di DPR.
"Ya surpresnya itu kan itu kalau sudah semua fraksi menyetujui, semua fraksi di DPR setuju ya presiden kalo tidak (setuju) musuhan dengan semua fraksi dong. Politiknya harus dilihat seperti itu," jelas Jokowi lebih lanjut.
Dalam video yang beredar, Hasto juga menyebutkan pertemuan antara Jokowi dan dirinya di Istana Merdeka, di mana Jokowi diduga ingin mencalonkan Gibran dan Bobby dalam Pilkada. Namun, Hasto juga mengungkapkan bahwa Jokowi sempat termenung dan ragu dengan pertanyaan yang dilontarkannya mengenai risiko korupsi yang mungkin muncul jika Gibran dan Bobby menjadi pejabat negara.
Hasto lebih lanjut menceritakan bahwa seorang menteri kepercayaan Jokowi mengungkapkan rencana untuk merevisi UU KPK, yang diklaim akan melindungi Gibran dan Bobby dari masalah hukum. Hasto pun menegaskan bahwa ia siap bertanggung jawab atas pernyataan yang telah disampaikannya tersebut.
(kp/n14)
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) ter
EKONOMI
SEMARANG Perjalanan hidup seseorang terkadang tidak hanya ditentukan oleh satu profesi atau satu bidang yang ditekuni. Hal itu tergambar
SOSOK
JAKARTA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dewan Perwak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal S.E., M.AP., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) II Himpunan Keluarga Besar Masyarakat Kabup
PEMERINTAHAN