Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA -Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai NasDem, Lita Machfud Arifin, menanggapi usulan anggota Komisi X DPR Fraksi Gerindra, Ahmad Dhani, terkait naturalisasi pesepakbola berusia tua yang kemudian dinikahkan dengan Warga Negara Indonesia (WNI).
Lita mengaku bingung apakah usulan tersebut merupakan candaan atau disampaikan secara serius.
"Kita juga agak bingung juga bahwa ini Mas Dhani ini bercanda ataukah serius ya gitu? Dalam komennya ini," ujar Lita kepada wartawan di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (7/3/2025).
Usulan tersebut disampaikan Ahmad Dhani dalam rapat Komisi X yang membahas persetujuan pemberian status WNI kepada tiga pesepakbola keturunan Indonesia, yaitu Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy.
Lita menduga pernyataan Ahmad Dhani hanya sekadar untuk mencairkan suasana dalam ruang rapat.
Namun, secara pribadi ia tidak setuju dengan gagasan tersebut.
"Tapi ya kalau pendapat saya pribadi ya beliau meramaikan, menghangatkan suasana saja lah ya, tidak real seperti itu," katanya.
Meski demikian, Lita juga menekankan bahwa pernyataan yang disampaikan dalam forum resmi seperti rapat DPR seharusnya tetap dipertimbangkan dengan serius.
"Ya kita sih merasanya ini apakah bercanda gitu ya. Tetapi kan kalau sudah tampil di tengah persidangan atau rapat seperti itu kan nggak bisa kita bilang bercanda ya, akhirnya sudah ditonton oleh seluruh rakyat Indonesia," lanjutnya.
Ahmad Dhani sebelumnya menyampaikan bahwa dirinya sangat setuju dengan program naturalisasi pemain sepak bola.
Bahkan, ia mengusulkan agar pemain bola yang sudah berusia di atas 40 tahun dinaturalisasi dan dijodohkan dengan perempuan Indonesia agar anak-anak mereka bisa menjadi pemain bola berbakat di masa depan.
"Saya hanya menambahi saja, Pak Erick, saya itu orang yang termasuk setuju, sangat setuju naturalisasi, bahkan sampai 50-50 pun saya nggak ada masalah separuh-separuh. Karena menurut saya, ini adalah bagian daripada revolusi dalam dunia persepakbolaan, jadi kalau namanya revolusi itu ya semuanya memang harus ekstrem," ujar Ahmad Dhani dalam rapat di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/3/2025).
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan gagasan untuk mengurangi pemain dengan ras Eropa dan mendorong program pembinaan bagi anak-anak hasil pernikahan pemain naturalisasi dengan WNI.
"Ini pemikirannya agak out of the box, Pak Erick, tapi bisa dianggarkan untuk 2026 programnya. Jadi pemain bola di atas 40 tahun yang mau dinaturalisasi dan mungkin yang duda, kita carikan jodoh di Indonesia, Pak," imbuhnya.
Usulan ini pun menuai berbagai reaksi dari publik.
Sejumlah pihak menilai ide tersebut tidak masuk akal dan cenderung kontroversial.
Bahkan, sejumlah pakar menilai gagasan tersebut tidak relevan dengan tujuan utama naturalisasi dalam dunia sepak bola.
(dc/a)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL