Bobby Nasution Minta Pemda di Sumut Percepat Pembangunan, Waspadai Cuaca Akhir Tahun
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA -Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta agar Satgas Pangan Polri melakukan pengecekan terhadap seluruh produsen minyak goreng MinyaKita.
Permintaan ini disampaikan setelah Sudaryono melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (14/3/2025), di mana ia menemukan bahwa takaran minyak goreng MinyaKita tidak sesuai dengan label kemasan yang tertera.
"Kami sangat menyarankan kepada pihak kepolisian, Satgas Pangan Polri, sesuai arahan Pak Menteri (Pertanian) dan Pak Presiden bahwa harus dicek semua," ujar Sudaryono.
Dalam sidak tersebut, Sudaryono menduga adanya penyunatan volume MinyaKita yang bersifat sengaja.
"Jangan-jangan ini adalah sebuah kesengajaan dan jangan-jangan ini banyak yang palsu," ujar Sudaryono.
Meskipun demikian, ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya belum menemukan bukti yang cukup untuk memastikan adanya tindakan penipuan atau pemalsuan produk.
Sidang di Pasar Tambahrejo, Surabaya, ini adalah yang ketiga kalinya dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman setelah sebelumnya ia juga menemukan ketidaksesuaian takaran MinyaKita di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Sabtu (8/3/2025), dan di Pasar Gede Hardjonagoro Solo, Surakarta, pada Selasa (11/3/2025).
Dalam sidak kali ini, Amran bersama Sudaryono dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Letjen TNI (Purn) AM Putranto, mengungkapkan bahwa tujuh perusahaan ditemukan mengurangi takaran MinyaKita dalam kemasan yang seharusnya berisi 1 liter.
"Kami menemukan bahwa semua perusahaan ini tidak menyediakan minyak dalam ukuran yang seharusnya. Bahkan ada yang hanya berisi 700 mililiter," kata Menteri Amran.
Menteri Amran menegaskan bahwa tindakan penyunatan takaran ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus segera ditindaklanjuti.
Untuk itu, Tim Satgas Pangan Mabes Polri, yang dipimpin oleh Brigjen Pol Djoko Prihadi, akan menyelidiki lebih lanjut dan menindak tegas pelaku yang merugikan masyarakat.
"Lewat sidak pasar di sini, kami temukan tujuh perusahaan yang terlibat, dan saat ini kami telusuri apakah ada jaringan lebih luas yang beroperasi di seluruh negeri.
Kami akan menindak tegas pelanggar untuk melindungi masyarakat," tegas Djoko.
(km/n14)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta pemerintah daerah serta kemente
NASIONAL
GAYO LUES Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memperketat evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mempercepat pemanfaa
NASIONAL
PADANG Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat kolaborasi untuk memp
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong perbankan, termasuk Bank Syariah Indonesia (BSI), mengarahkan program tanggung
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan terus mendorong Car Free Night (CFN) di kawasan Kesawan sebagai ruang aktivasi wisata sekaligus penggerak ek
PEMERINTAHAN
MEDAN Earbuds nirkabel atau True Wireless Stereo (TWS) umumnya menggunakan eartip berbahan silikon yang masuk ke dalam lubang telinga. N
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pemerintah Malaysia akan menggunakan jalur diplomatik untuk menangani persoalan kabut asap lintas batas yang semakin memburuk, t
INTERNASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang meminta Malaysia dan Singapura ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan kebakaran huta
NASIONAL
JAKARTA Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghormati sikap Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) yang menol
HUKUM DAN KRIMINAL