Selain NGO, acara ini juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lainnya, termasuk perwakilan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah I-XVI Sumut dan UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan.
Direktur Eksekutif Yayasan Pesona Tropis Alam Indonesia (PETAI), Masrizal Saraan S.Hut, M.Si, juga menyambut baik inisiatif ini.
Ia mengatakan bahwa kolaborasi multipihak sangat penting dalam pengelolaan hutan dan konservasi di Sumut.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, NGO, dan berbagai pihak lainnya untuk mencapai pengelolaan lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan di Sumatera Utara.