Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
BITV ONLINE.COM – Tim Nasional Indonesia kembali harus menelan pil pahit di ajang Piala AFF 2024. Skuad Garuda gagal melaju ke babak semifinal setelah hanya finis di posisi ketiga klasemen akhir fase grup. Kekalahan 0-1 dari Filipina pada Sabtu (21/12/2024) malam WIB menjadi penentu tersingkirnya Indonesia dari turnamen ini.
Piala AFFÂ yang saat ini dikenal dengan nama ASEAN Mitsubishi Electric Cup karena alasan sponsor, telah menjadi panggung rutin bagi Timnas Indonesia sejak edisi perdana pada 1996. Meski konsisten berpartisipasi, Indonesia belum pernah berhasil merebut gelar juara, dengan pencapaian terbaik sebagai runner-up sebanyak enam kali (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, 2020).
Namun, di Piala AFF 2024, langkah Indonesia harus terhenti lebih awal. Ini adalah kali kelima dalam sejarah keikutsertaan Skuad Garuda mereka gagal melaju dari fase grup, setelah sebelumnya terjadi pada edisi 2007, 2012, 2014, dan 2018.
Tim besutan Shin Tae-yong memulai kiprah di Piala AFF 2024 dengan kemenangan tipis 1-0 melawan Myanmar. Gol tunggal tersebut sempat memberikan harapan besar bagi penggemar sepak bola Indonesia.
Namun, perjalanan berikutnya tak semulus yang diharapkan. Indonesia hanya mampu bermain imbang 3-3 melawan Laos dalam pertandingan kedua. Dua laga terakhir menjadi mimpi buruk Skuad Garuda, dengan kekalahan beruntun 0-1 dari Vietnam di laga tandang dan Filipina di pertandingan penentu di kandang sendiri.
Hasil buruk ini membuat Timnas Indonesia hanya mampu mengumpulkan empat poin dari empat laga, yang tidak cukup untuk memenuhi syarat lolos sebagai peringkat kedua grup.
Kekalahan ini tentu menjadi bahan evaluasi mendalam bagi Timnas Indonesia. Dukungan dan harapan besar dari masyarakat tetap mengiringi langkah Skuad Garuda untuk bangkit di ajang-ajang berikutnya.
Kegagalan ini menjadi tantangan besar bagi pelatih Shin Tae-yong dan PSSI untuk mengevaluasi performa tim. Dengan potensi besar yang dimiliki, harapan publik Indonesia tetap tinggi agar Skuad Garuda dapat tampil lebih baik di masa depan, baik di Piala AFF edisi berikutnya maupun turnamen internasional lainnya.
Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju prestasi puncak membutuhkan konsistensi, strategi matang, dan dukungan penuh. Meskipun hasil ini mengecewakan, semangat juang dan dukungan masyarakat tetap menjadi modal utama untuk bangkit dan berprestasi di masa mendatang.
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI