BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Misi Diplomatik di Yordania: Prabowo Tandatangani MoU dan Hadiri Jamuan Kenegaraan

- Senin, 14 April 2025 10:11 WIB
Misi Diplomatik di Yordania: Prabowo Tandatangani MoU dan Hadiri Jamuan Kenegaraan
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) bersama pemimpin Yordania Raja Abdullah II (keempat kiri) berjalan menginspeksi pasukan saat upacara penyambutan di Bandara Militer Marka, Amman, Yordania, Minggu (13/4/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

AMMAN -Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraannya dengan melakukan pertemuan resmi di Istana Al-Husseiniya, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiyah, Senin siang waktu setempat.

Dalam lawatan ini, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Raja Abdullah II bin Al-Hussein. Keduanya kemudian menggelar pertemuan empat mata (tête-à-tête) sebagai langkah awal memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Yordania.

"Ketibaannya disambut langsung oleh Raja Abdullah II. Kemudian kegiatan pertama adalah melakukan pertemuan tête-à-tête," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.

Setelah pertemuan pribadi, kedua pemimpin melanjutkan pembahasan kerja sama strategis dalam pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi resmi dari kedua negara.

Dalam pertemuan ini, beberapa nota kesepahaman (MoU) juga ditandatangani dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II.

Kunjungan ini ditutup dengan jamuan santap siang resmi yang digelar di istana sebagai bentuk penghormatan dan persahabatan erat antara kedua negara.

"Acara kunjungan resmi di Istana Al-Husseiniya akan ditutup dengan jamuan santap siang resmi," tambah Yusuf.

Persahabatan antara Prabowo dan Raja Abdullah II bukan hal baru. Keduanya telah menjalin hubungan erat sejak muda ketika sama-sama menempuh pendidikan militer di Amerika Serikat.

Bahkan, Raja Abdullah II disebut pernah memberikan dukungan moril kepada Prabowo pada masa sulit usai pengunduran dirinya dari militer di tahun 1998.

Kunjungan ini menegaskan pentingnya hubungan diplomatik Indonesia–Yordania dan membuka peluang kolaborasi strategis di bidang pertahanan, ekonomi, serta pendidikan.*

(kp/j006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru