Kepala BGN: Hasil Investigasi Keracunan MBG Semarang Rampung 5-7 Hari
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
Muaro Jambi – Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, menghadiri kegiatan Gerakan Penanaman Padi Serentak yang dilaksanakan di Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat (11/4/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jambi untuk mendukung swasembada pangan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan beras di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan bahwa meskipun penanaman padi serentak ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan pangan, tantangan yang dihadapi para petani masih cukup besar, termasuk perubahan iklim, infrastruktur, serta ketersediaan alat pertanian dan obat-obatan. Namun, dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, Bupati berharap persoalan tersebut bisa segera diatasi.
Sinergi Untuk Swasembada Pangan
"Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, kami berharap dapat terus meningkatkan luas lahan sawah padi yang ada di Kabupaten Muaro Jambi. Saat ini, terdapat 5.735 hektare sawah padi yang terus diperluas untuk meningkatkan produksi beras. Dengan penanaman serentak menggunakan benih unggul, kami berharap hasil panen nantinya dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," ujar Bambang.
Bupati juga menambahkan bahwa penanaman padi serentak yang dilakukan di Muaro Jambi diharapkan dapat meningkatkan masa tanam pertanian dari satu kali menjadi dua atau bahkan tiga kali per tahun. Hal ini sejalan dengan upaya untuk menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik di tingkat lokal maupun nasional.
Dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa target luas tambah tanam di Provinsi Jambi pada tahun 2025 adalah mencapai 69 ribu hektare. Menurut Abdullah Sani, salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah potensi alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan. Ia berharap para petani tetap menjaga keberlanjutan lahan pertanian untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
"Kami berharap para petani dapat terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan hasil pertanian, serta menghindari konversi lahan pertanian menjadi perkebunan, demi menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan," ujar Abdullah Sani.
Dengan dilaksanakannya gerakan penanaman padi serentak ini, diharapkan Provinsi Jambi dapat terus berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil pertanian.*
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA
MEDAN Seorang pria bernama Fahrul Rozi (39) ditangkap personel Polrestabes Medan usai mencuri laptop milik Dedy David Napitupulu di dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek ka
EKONOMI
SUMENEP Kepanikan melanda ratusan penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 saat api membakar kapal di perairan utara Pulau Sapudi, Sumenep. Dalam k
PERISTIWA
JAKARTA Kapal Motor (KM) Mutiara Sentosa 2 rute SurabayaMakassar dilaporkan terbakar di perairan Sumenep, Jawa Timur. Para penumpang tamp
PERISTIWA
ACEH BESAR Keindahan Pantai Babah Kuala Mon Ikeun di Aceh Besar berhasil memikat hati para wisatawan yang berkunjung. Deburan ombak yang b
PARIWISATA
JAKARTA Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan ilustrasi untuk menyalurkan 997,2 ribu ton bantuan pangan beras tahap kedua bagi 33,24
EKONOMI