Rocky Gerung Suruh Gibran Mundur, Dede Budhyarto Pedas: Lupa Posisi? Mending Belajar dari Yusril
JAKARTA Mantan Komisaris Independen PT PELNI, Dede Budhyarto, mengkritik pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky
POLITIK
MEDAN– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata melalui penguatan infrastruktur transportasi dan pemberdayaan pemandu wisata lokal.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Dr. Agustinus Panjaitan, saat mewakili Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) DPD Sumut di Hotel Arya Duta Medan, Rabu (23/4).
"Transportasi adalah wajah pertama yang dilihat wisatawan. Pengalaman pertama mereka akan sangat bergantung pada kualitas layanan angkutan jalan, kereta api, hingga pesawat," ujar Agustinus.
Ia menambahkan, Pemprov Sumut siap berkolaborasi dengan Astindo untuk menciptakan sistem transportasi terintegrasi, aman, dan nyaman. Salah satu fokus utama adalah konektivitas moda transportasi dari Bandara Kualanamu menuju kawasan wisata seperti Pelabuhan Ajibata hingga Samosir.
Namun, Agustinus juga menyoroti tantangan besar di sektor transportasi darat, terutama kondisi bus pariwisata yang digunakan untuk kegiatan study tour. Ia mengimbau agar agen wisata lebih selektif dalam pemilihan armada demi keselamatan wisatawan.
Dorong Pengembangan Destinasi dan Pemandu Lokal
Selain transportasi, Agustinus mendorong Astindo untuk bersinergi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam mengembangkan kawasan wisata unggulan, seperti:
Bukit Lawang – Tangkahan (BULANGTA)
Sibolga – Pandan (SIBANDAN)
Sipirok – Padangsidimpuan (SIPUAN)
Bawomataluo – Hilisimaetano – Sorake (BAHLIKE)
Karo – Dairi – Pakpak Bharat (KARDAPAK)
Ia juga menekankan pentingnya memberdayakan pemandu wisata lokal agar masyarakat langsung merasakan dampak ekonomi dari sektor pariwisata. "Dengan pelatihan dan peningkatan kapasitas, pemandu lokal bisa jadi garda terdepan promosi budaya Sumut," ucapnya.
Ketua Umum Astindo, Pauline Suharno, menambahkan bahwa agen perjalanan kini berperan sebagai konsultan wisata, bukan hanya calo tiket. Ia mendorong pelaku industri untuk terus belajar dan beradaptasi.
Ketua OC Musda, Melina Evi Zahra, menyampaikan Astindo siap memperkuat kolaborasi pariwisata lewat program edukasi dan event seperti Astindo Travel Fair yang rutin digelar di Medan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, M. Odi Anggia Batubara, berharap sinergi dengan Astindo dapat memperkuat promosi lima kawasan wisata strategis Kota Medan. "Kami ingin Medan makin dikenal sebagai kota budaya dan destinasi wisata unggulan," tutupnya.*
JAKARTA Mantan Komisaris Independen PT PELNI, Dede Budhyarto, mengkritik pernyataan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky
POLITIK
JAKARTA Partai Demokrat menyatakan belum membahas calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Presiden (Pi
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah agar tidak hilang akibat
SENI DAN BUDAYA
KENDAL Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bangunan tempat ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29) di Kabupaten Kendal, Jawa Tenga
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur laut dengan pengiriman skala kecil tetapi lebih rutin ser
EKONOMI
KISARAN Satu rumah milik Ikhram di Jalan Pramuka, Gang Family, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, hangus terbakar
PERISTIWA
DELI SERDANG Tiga pemuda ditangkap Unit Reserse Mobile (Resmob) Sat Reskrim Polrestabes Medan karena diduga terlibat pembegalan terhadap D
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Tiga pemuda ditangkap polisi karena diduga membegal sepeda motor milik Dachyar Siregar (62) di Jalan Rahayu, Desa Sei Rotan,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang pasien klinik gigi di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, kaget saat mendapati sepeda motor Honda Scoopy miliknya hilang sete
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumatera Utara, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut, TNI, dan Satpol PP menggerebek l
HUKUM DAN KRIMINAL