Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
PENAJAM PASER UTARA Kabar duka datang dari lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi
PERISTIWA
JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan keprihatinannya mengenai kondisi Kepulauan Nias yang masih masuk dalam kategori daerah tertinggal.
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Bobby mengungkapkan bahwa empat dari tujuh daerah tertinggal di Pulau Sumatera berada di Provinsi Sumut, khususnya Kepulauan Nias.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby dalam RDP yang dihadiri oleh 12 gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia, di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Selasa (29/4/2025).
RDP ini juga melibatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan membahas beberapa isu penting, seperti dana transfer pusat ke daerah, pengelolaan BUMD dan BLUD, serta pengelolaan kepegawaian.
"Kami ingin sampaikan, kami di Provinsi Sumatera Utara masih punya daerah tertinggal. Dari tujuh daerah tertinggal di Pulau Sumatera, empat itu ada di Provinsi Sumut, yakni Kepulauan Nias," kata Bobby Nasution.
Bobby menegaskan, Kepulauan Nias masih termasuk daerah tertinggal di Indonesia dan bukan hanya di Sumut saja.
Menurutnya, daerah-daerah tertinggal ini memerlukan perhatian khusus agar dapat mengejar ketertinggalannya.
"Sangat-sangat prihatin dengan kondisi kabupaten-kabupaten di Kepulauan Nias. Daerah-daerah tertinggal tersebut harus mendapatkan perhatian khusus dan ditangani secara lebih serius," ujar Bobby.
Untuk membantu mengangkat daerah-daerah tertinggal ini, Bobby mengusulkan agar perhatian Pemerintah Pusat bisa diberikan secara lebih spesifik.
Ia juga berharap ada kebijakan yang lebih mendukung untuk daerah tertinggal, agar bisa keluar dari status tersebut.
"Aturan-aturan mungkin bisa disesuaikan atau diberlakukan kebijakan khusus agar perhatian Pemerintah Pusat lebih fokus. Ini untuk memajukan daerah-daerah tertinggal, khususnya di Sumatera Utara," tambahnya.
Bobby juga menegaskan bahwa Kepulauan Nias adalah bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan tidak seharusnya ada daerah di dalam NKRI yang masih berstatus tertinggal.
"Sumut bagian dari Indonesia, tapi di daerah kami masih ada empat daerah tertinggal. Ini perlu perhatian khusus," tegas Bobby.
RDP tersebut dihadiri oleh 12 gubernur lainnya dari provinsi di Indonesia, seperti Gubernur DIY, Jabar, Kaltim, Riau, Lampung, Kalbar, Sulteng, Sulut, NTT, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.
Dari Kemendagri, hadir Wamendagri Ribka Haluk dan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni.*
PENAJAM PASER UTARA Kabar duka datang dari lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi
PERISTIWA
NEW DELHI Menteri Pendidikan India Dharmendra Pradhan resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gelombang aksi protes besarbesara
INTERNASIONAL
JAKARTA Kasus kendaraan Toyota Alphard yang menerobos pelican crossing di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, berbuntu
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDUNG Kasus dugaan intimidasi terhadap seorang petugas keamanan proyek di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, membawa peru
NASIONAL
MEDAN Seorang mahasiswa jurusan farmasi berinisial MZ (21) diamankan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan karena diduga terlibat dal
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution akhirnya memberikan penjelasan terkait keputusannya meninggalkan rapat paripurna DP
PEMERINTAHAN
LANGKAT Pengurus Besar Ikatan Mahasiswa Binjai Sumatera Utara (PB IMBISU) meminta seluruh pihak agar serius dalam upaya pemberantas
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Anggota Satgas GM FKPPI Sumatera Utara (Sumut) Alan Pane memberikan apresiasi terhadap kinerja Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkob
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan bergerak cepat menindaklanjuti informasi mengenai warga yang mendirikan dan menghuni rumah kardus di
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan pentingnya peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) s
PEMERINTAHAN