8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
TAPANULI SELATAN – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan DPP Perkumpulan Mahasiswa Pemuda Peduli Hukum (DPP Permada PH) di Desa Situmbaga, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Kamis (8/5/2025), menuai kecaman luas dari masyarakat setempat.
Dalam aksinya, massa pengunjuk rasa mengkritik kinerja Kepala Desa Situmbaga dan menuding sang kades terlibat dalam perilaku tidak pantas.
Namun, tudingan tersebut dibantah keras oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), LPMD, tokoh adat, tokoh agama, karang taruna, tokoh perempuan, serta unsur masyarakat Desa Situmbaga lainnya.
Ketua BPD Desa Situmbaga, Ahmad Syukur Hutagalung (44), menyatakan bahwa masyarakat justru merasa terganggu dengan kehadiran pengunjuk rasa yang sempat berupaya membakar ban saat aksi berlangsung.
"Kami merasa resah. Aksi itu membuat masyarakat khawatir dan tidak mencerminkan aspirasi warga Situmbaga. Kinerja Kades dan perangkatnya selama ini sangat baik, mulai dari ketahanan pangan hingga realisasi BLT berjalan sesuai aturan," tegasnya.
Menanggapi video pendek berdurasi sekitar 4 detik yang dijadikan dasar tudingan oleh DPP Permada PH, Kepala Desa Situmbaga, Bahri Nasution, memberikan klarifikasi tegas.
Ia membenarkan bahwa dirinya memang berada di salah satu kafe di kawasan Tor Simarsayang, namun menjelaskan bahwa saat itu ia bersama istrinya bertemu famili terkait urusan keluarga.
"Video yang beredar tidak lengkap. Saya tidak melakukan tindakan asusila seperti yang dituduhkan. Sayangnya, tidak ada konfirmasi langsung dari mereka saat merekam. Seolah-olah mereka berniat menjebak saya," ungkap Bahri.
Tokoh agama Rifai Hasibuan (42) dan Ketua LPMD Desa Situmbaga, Mara Halim Harahap (48), turut menyampaikan keberatan.
Mereka menilai aksi tersebut tidak berdasar dan justru berpotensi memicu ketegangan sosial.
"Kalau mereka datang lagi, dikhawatirkan akan memancing konflik dengan masyarakat. Masyarakat sudah nyaman dengan kinerja pemerintah desa," ujar Mara Halim.
Tokoh adat Muhammad Yusuf Hasibuan (67) dan Kepala Dusun I Situmbaga Jae, Albani (50), juga menyuarakan hal senada.
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA