Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
JAKARTA - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi menyusul keputusan pemerintah pusat yang menetapkan empat pulau sengketa masuk ke wilayah administratif Provinsi Aceh.
Empat pulau yang dimaksud yakni Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, sebelumnya menjadi polemik antara Sumatera Utara dan Aceh.
Namun, melalui rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara daring, pemerintah akhirnya menetapkan keempatnya sebagai bagian dari Aceh.
"Saya minta kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara, jangan mau terhasut, jangan terbawa gorengan. Aceh adalah wilayah yang bertetangga dengan kita," ujar Bobby di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (17/6).
Bobby menegaskan bahwa keputusan ini dibuat untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan hanya untuk dua provinsi yang bersengketa. Ia juga meminta semua pihak menghentikan laporan-laporan yang bisa memicu ketegangan antar warga.
"Kalau ada laporan-laporan ke masyarakat Aceh atau sejenisnya, saya minta itu diberhentikan. Ini bukan hanya soal Aceh dan Sumut, tapi soal kepentingan Indonesia," tegasnya.
Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai rapat terbatas bersama Mendagri Tito Karnavian, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dan Gubernur Sumut Bobby Nasution.
"Pemerintah memutuskan bahwa keempat pulau masuk ke wilayah administratif Aceh berdasarkan dokumen dan data resmi pemerintah," kata Prasetyo.
Menurutnya, keputusan ini diambil usai menelaah dokumen-dokumen pendukung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan laporan teknis lainnya.
Sebelumnya, Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 menetapkan empat pulau tersebut masuk wilayah Sumatera Utara, tepatnya Kabupaten Tapanuli Tengah. Padahal, sebelumnya wilayah tersebut merupakan bagian dari Kabupaten Aceh Singkil, Aceh.
Keputusan tersebut memicu reaksi di kedua provinsi hingga akhirnya pemerintah pusat turun tangan dan mengambil keputusan berdasarkan data otentik.
Bobby Nasution juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas solusi yang telah diambil secara adil dan berdasarkan data.
"Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah menyelesaikan polemik ini dengan cara bijak dan demi kepentingan bersama," ujar Bobby.*
(at/j006)
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI