"Hari ini, 382 personel Polda Aceh dan 904 dari jajaran Polres memperoleh kenaikan pangkat. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga bentuk penghargaan negara atas pengabdian yang telah mereka tunjukkan," ujar Brigjen Ari dalam sambutannya.
Kenaikan Pangkat: Penghargaan Sekaligus Amanah
Wakapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral dan profesional. Dengan jenjang pangkat yang lebih tinggi, maka ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan Polri juga meningkat.
"Pangkat baru membawa konsekuensi logis berupa peningkatan kualitas kerja, keteladanan, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," jelas Brigjen Ari.
Ia mengingatkan, kenaikan pangkat adalah titik awal untuk menghadapi tantangan baru yang lebih kompleks, apalagi dalam konteks dinamika sosial, politik, dan keamanan yang terus berkembang.
Apresiasi untuk Keluarga dan Penguatan Etos Kerja
Dalam pidatonya, Brigjen Ari Wahyu juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga para personel yang telah mendukung perjalanan karier suami, istri, atau anak mereka di kepolisian.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari doa dan pengorbanan keluarga. Mereka adalah bagian yang tak terpisahkan dari pencapaian hari ini," ujarnya menyentuh.
Wakapolda turut mengajak seluruh personel untuk menjaga nama baik institusi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, serta menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun pidana.
"Polri akan dinilai bukan dari pangkat yang dikenakan, tetapi dari seberapa puas masyarakat menerima pelayanan kita. Jaga moralitas, profesionalisme, dan jangan khianati kepercayaan rakyat," tegasnya.