BANDA ACEH -Sebanyak 1.286 personel Polri di wilayah Polda Aceh menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam periode reguler 1 Juli 2025.
Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, integritas, serta pengabdian para personel dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi Aceh.
Upacara laporan kenaikan pangkat dipimpin langsung oleh Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, di Lapangan Apel Mapolda Aceh, pada Senin, 30 Juni 2025.
Dalam keterangannya, Wakapolda menyebut bahwa 382 personel Polda Aceh memperoleh kenaikan pangkat, yang terdiri dari:
13 perwira
341 bintara
28 tamtama
Sementara itu, di jajaran Polres se-Aceh, tercatat 904 personel juga mendapat kenaikan pangkat, yakni:
23 perwira
881 bintara
"Hari ini, 382 personel Polda Aceh dan 904 dari jajaran Polres memperoleh kenaikan pangkat. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tapi juga bentuk penghargaan negara atas pengabdian yang telah mereka tunjukkan," ujar Brigjen Ari dalam sambutannya.
Kenaikan Pangkat: Penghargaan Sekaligus Amanah
Wakapolda menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral dan profesional. Dengan jenjang pangkat yang lebih tinggi, maka ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan Polri juga meningkat.
"Pangkat baru membawa konsekuensi logis berupa peningkatan kualitas kerja, keteladanan, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," jelas Brigjen Ari.
Ia mengingatkan, kenaikan pangkat adalah titik awal untuk menghadapi tantangan baru yang lebih kompleks, apalagi dalam konteks dinamika sosial, politik, dan keamanan yang terus berkembang.
Apresiasi untuk Keluarga dan Penguatan Etos Kerja
Dalam pidatonya, Brigjen Ari Wahyu juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga para personel yang telah mendukung perjalanan karier suami, istri, atau anak mereka di kepolisian.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari doa dan pengorbanan keluarga. Mereka adalah bagian yang tak terpisahkan dari pencapaian hari ini," ujarnya menyentuh.
Wakapolda turut mengajak seluruh personel untuk menjaga nama baik institusi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, serta menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin maupun pidana.
"Polri akan dinilai bukan dari pangkat yang dikenakan, tetapi dari seberapa puas masyarakat menerima pelayanan kita. Jaga moralitas, profesionalisme, dan jangan khianati kepercayaan rakyat," tegasnya.
Membangun Polri yang Modern dan Humanis
Menutup sambutannya, Wakapolda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Ia juga menyampaikan harapan agar momentum ini menjadi penyemangat untuk membangun Polri yang lebih profesional, modern, dan terpercaya.
"Mari kita bekerja sama, dan sama-sama bekerja membangun institusi Polri yang lebih baik, kuat, dan dipercaya masyarakat. Kenaikan pangkat ini adalah batu loncatan untuk berbuat lebih besar bagi bangsa dan negara," pungkas Brigjen Ari.
Kegiatan upacara ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat tampak didampingi keluarga dan rekan sejawat, menciptakan suasana penuh kebanggaan dan rasa syukur.*