Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumut Masih di Bawah 10 Persen, Target Rampung Juni 2026
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL
MEDAN – Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) gencar melakukan normalisasi drainase di berbagai titik untuk mengantisipasi banjir saat musim penghujan.
Pada Kamis (31/7), petugas dikerahkan membersihkan saluran air yang tersumbat oleh sampah di kawasan Medan Denai, Medan Helvetia, Medan Polonia, dan Medan Tembung.
Tumpukan sampah rumah tangga, terutama plastik dan botol bekas, ditemukan menyumbat aliran air. Petugas membersihkan secara manual, menggunakan tangan dan alat pengangkut sederhana.
"Kami lakukan normalisasi di Jalan Perisai Pribumi (Medan Denai), Jalan Gaperta (Medan Helvetia), Jalan Subur II Gang Persatuan (Medan Polonia), dan Jalan Bhayangkara (Medan Tembung). Ini bagian dari program rutin untuk mencegah banjir," kata Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan.
1,3 Kilometer Drainase Dibersihkan
UPT Wilayah Barat SDABMBK berhasil membersihkan saluran air sepanjang 1.337 meter di Jalan Gaperta, membuka kembali aliran air yang tersumbat. Sementara itu, UPT Medan Timur dan Selatan juga bekerja di titik rawan genangan lainnya.
"Air itu butuh jalan. Kalau jalannya kita tutup dengan sampah, ya air akan cari jalan ke rumah kita," ujar Ahmad, salah seorang petugas lapangan yang terlihat belepotan lumpur di saluran air.
Petugas SDABMBK rutin menyisir gang-gang sempit dan jalan utama setiap harinya. Mereka memastikan saluran tetap bersih dari endapan lumpur dan tumpukan sampah plastik yang kerap menjadi biang banjir.
Kesadaran Masyarakat Sangat Dibutuhkan
Wali Kota Medan Rico Waas mengingatkan bahwa banjir bukan hanya akibat curah hujan, tetapi juga karena perilaku manusia.
"Saluran air yang tersumbat kebanyakan disebabkan sampah rumah tangga. Banjir bisa dicegah kalau masyarakat ikut menjaga lingkungan. Jangan buang sampah ke drainase," tegas Rico.
Ia juga menambahkan bahwa program normalisasi drainase menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan. Drainase yang lancar tidak hanya mencegah banjir, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga kota.
"Kalau kita bisa jaga lingkungan bersama-sama, musim hujan bukan lagi momok menakutkan," pungkasnya.*
(j006)
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL
JAKARTA Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamaluddin Ritonga, menyoroti pernyataan Presiden ke7 RI, Joko Widodo,
POLITIK
ASAHAN Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung turun langsung mendampingi orang tua korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ole
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa sidang isbat tetap menjadi mekanisme resmi pemerintah dalam menetapkan awal Ramad
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat Haedar Nashir Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal Ramadan 1447
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menjelang bulan suci Ramadhan, sebanyak 6.052 penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih tinggal di t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan,
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Jam&039iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Kota Binjai mengajak umat Muslim meningkatkan kekhusyukan dan k
NASIONAL
JAKARTA Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan penguatan dola
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Ta
NASIONAL