Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
MEDAN – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut), H. Ihwan Ritonga, SE, MM, mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Sumut melalui Gubernur Bobby Nasution memberikan perhatian lebih kepada para pelayan rumah ibadah dan bilal mayit di seluruh wilayah Sumut.
Salah satu bentuk perhatian tersebut adalah dengan memberikan jaminan perlindungan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Ihwan menyampaikan bahwa para pelayan rumah ibadah, tanpa memandang agama, serta bilal mayit, merupakan figur-figur yang menjalankan profesi sosial mulia dengan penuh pengabdian.
Namun demikian, banyak di antara mereka merupakan lansia dan bekerja secara sukarela, sehingga memerlukan perlindungan secara formal dari pemerintah.
"Mereka adalah bagian dari masyarakat yang bekerja tanpa pamrih untuk pelayanan spiritual dan sosial. Sudah waktunya kita memikirkan keselamatan dan kesejahteraan mereka melalui jaminan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan," ujar Ihwan Ritonga saat dimintai keterangan, Rabu (6/8/2025).
Politisi Gerindra yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan ini menekankan bahwa bantuan tersebut harus berlaku adil untuk seluruh agama, dan tidak boleh dibedakan berdasarkan latar belakang kepercayaan.
"Kita ingin pemberian perlindungan ini bersifat menyeluruh. Semua pelayan rumah ibadah, baik dari masjid, gereja, vihara, pura, dan lainnya berhak mendapat hak yang sama," tambahnya.
Ihwan berharap Gubernur Sumatera Utara dapat menindaklanjuti usulan ini secara serius dengan menerbitkan kebijakan khusus yang melandasi pemberian jaminan tersebut.
Ia meyakini, jika pelayan rumah ibadah terlindungi oleh jaminan sosial, maka akan ada rasa aman dalam menjalankan tugas, serta bentuk penghargaan konkret atas jasa dan pengabdian mereka kepada masyarakat.
"Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat mereka bertugas, ada jaminan yang bisa diklaim oleh keluarga. Ini bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi mereka," pungkasnya.
Usulan ini disambut positif oleh berbagai kalangan, termasuk tokoh agama yang menyatakan bahwa pengakuan terhadap tugas sosial pelayan rumah ibadah dan bilal mayit perlu diwujudkan melalui perlindungan yang nyata dan terstruktur.
Langkah ini juga dinilai sejalan dengan semangat inklusivitas dan keadilan sosial yang tengah dibangun oleh Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution.*
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK