Usai Konflik Timur Tengah, 24.022 Jemaah Umrah Indonesia Sukses Pulang ke Tanah Air
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
MEDAN — Kabar baik datang bagi masyarakat Kota Medan.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan tidak akan menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), baik untuk tahun ini maupun dalam waktu dekat.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat, khususnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang melarang pemerintah daerah menaikkan PBB secara signifikan, apalagi hingga di atas 100 persen.
"Pada kondisi saat ini, SE Mendagri itu merupakan hal yang baik dan kami di Pemko Medan akan patuhi sepenuhnya. Tidak akan ada kenaikan PBB tahun ini," ujar Rico Waas, Selasa (26/8/2025).
Wali Kota Rico Waas menuturkan bahwa keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi warga Medan yang dinilainya masih belum sepenuhnya pulih.
"Daya beli masyarakat saat ini masih tertatih. Maka, kami tidak ingin menambah beban dengan menaikkan PBB. Ini adalah bentuk empati dan keberpihakan kepada rakyat," jelasnya.
Lebih lanjut, Rico menyampaikan bahwa Pemko Medan saat ini fokus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor-sektor yang sudah ada, tanpa harus menambah beban pajak masyarakat.
"Fokus kami adalah menertibkan dan memaksimalkan potensi pajak yang ada. Jangan sampai terjadi kebocoran, terutama di sektor PBB. Kita optimalkan yang sudah ada terlebih dahulu," tegasnya.
Ia menyebutkan bahwa sektor-sektor yang akan diperkuat antara lain BPHTB, pajak restoran, pajak hotel, dan berbagai sumber pajak lainnya yang dikelola oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
"Masih banyak potensi di dalam Bapenda. Kami akan tata lebih rapi dulu agar sistem menjadi sehat dan akuntabel. Kenaikan PBB bukan opsi saat ini," imbuh Rico.
Saat ditanya mengenai potensi kenaikan PBB di tahun 2026, Rico menyampaikan bahwa saat ini pihaknya belum menyusun rencana ke arah tersebut.
"Untuk tahun depan juga belum ada rencana menaikkan PBB. Fokus kami masih pada penataan internal dan penguatan sistem. Kita ingin pastikan keuangan daerah dikelola secara efisien dan berpihak kepada masyarakat," tutupnya.*
(sp/a008)
JAKARTA Sebanyak 24.022 jemaah umrah Indonesia telah kembali ke Tanah Air setelah melaksanakan ibadah umrah di Arab Saudi. Kepulangan je
INTERNASIONAL
JAKARTA Kombes Ardiyanto Tedjo Baskoro, yang menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT),
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Diskotek Blue Night di Jalan Binjai, Emplasmen Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, dirazia oleh petugas Bad
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Kerusakan tutupan hutan di kawasan Ekosistem Batangtoru dinilai berdampak langsung terhadap perubahan kondisi aliran Su
NASIONAL
JAKARTA Perserikatan BangsaBangsa menyatakan keprihatinan atas serangan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (15/3), kembali menyebabkan banj
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang tetap melaksanakan tugasnya di tenga
PEMERINTAHAN
TEHERAN Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeluarkan pernyataan keras yang menargetkan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dengan anc
INTERNASIONAL
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah memberikan perlindungan darurat kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melepas ribuan peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Aceh di Depo
NASIONAL