Kena OTT Proyek Jalan PUPR, KPK Tangkap Bupati Bolmut Sirajudin Lasena dan 13 Orang
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk melakukan dialog di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (30/8/2025).
Pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam tersebut juga dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Ketua MPR Ahmad Muzani, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, atau yang lebih dikenal dengan Gus Yahya, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan berbagai masalah bangsa dan upaya bersama dalam menghadapinya.
"Alhamdulillah, sore ini rombongan 16 organisasi kemasyarakatan Islam diterima oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto di Hambalang. Dialog ini dilakukan dengan hati ke hati untuk memahami permasalahan bangsa yang dihadapi, khususnya saat ini," kata Gus Yahya dalam keterangannya.
Menurut Gus Yahya, pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk bekerja sama dalam menghadapi tantangan bangsa dan mengajak masyarakat untuk lebih tenang. Ia juga menambahkan bahwa akan ada pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam yang dijadwalkan berlangsung di Istana Negara.
"Mudah-mudahan di sana nanti akan ada sesuatu yang bisa dinyatakan sebagai tekad bersama, kesepakatan bersama antara Presiden Prabowo Subianto dengan ormas-ormas Islam sebagai perwakilan dari tubuh umat Islam di Indonesia ini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menilai dialog tersebut berlangsung terbuka dan produktif. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mengingat ormas Islam di Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan penting dalam kemerdekaan serta pascakemerdekaan.
"Kami punya pandangan yang sama bahwa kita, kekuatan ormas Islam sebagai kekuatan yang punya sejarah yang panjang di republik ini, memahami betul bahwa persatuan, keutuhan, dan masa depan bangsa itu perlu kita jaga bersama," ujar Haedar.
Haedar juga menekankan pentingnya menjaga demokrasi dengan penuh tanggung jawab dan keadaban. Ia berharap seluruh rakyat Indonesia dapat memanfaatkan demokrasi dengan cara yang baik dan tidak terkontaminasi oleh tindakan kekerasan atau hal-hal yang dapat meruntuhkan keutuhan bangsa.*
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Aktivis sosial Palti Hutabarat meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memanfaatkan persidangan Mahkamah Konstitusi (MK) untu
POLITIK
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana menyebut Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki kewenangan memeriksa persoalan syarat pendidikan
NASIONAL
DELI SERDANG Warga Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), digegerkan dengan penemuan mayat bayi baru lahir yang ditemukan dalam bu
PERISTIWA
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memperkuat pengawalan terhadap program strategis Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pengawalan dilakukan
NASIONAL
SERANG Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan kebijakan ketenagakerjaan harus mampu menjaga perlindungan peke
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Suahasil Nazara melantik 14 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan ekosistem Komite Stabilitas
EKONOMI
MEDAN Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara menerima tambahan 4.434 ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dari Jawa Timur yang tiba di Pelabuhan
EKONOMI
LUBUK PAKAM Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polresta Deli Serdang menangkap tiga pria yang diduga terlibat pencurian sepeda motor di
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pria berinisial J (30) yang diduga membegal pengemudi ojek pangkalan di kawasan
HUKUM DAN KRIMINAL