Selain fokus pada keselamatan, pemerintah juga menyiapkan stimulus ekonomi sektor transportasi untuk menjaga keterjangkauan biaya perjalanan masyarakat selama masa libur panjang.
Beberapa langkah yang telah dijalankan antara lain pemberian diskon tarif penerbangan, serta insentif tarif pada moda kereta api, laut, dan penyeberangan.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat menikmati perjalanan dengan harga lebih terjangkau sekaligus mendorong pergerakan ekonomi nasional.
"Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 bergantung pada sinergi lintas sektor, kepatuhan masyarakat, dan kesiapan operator transportasi," ujar Dudy.
Ia menambahkan, pemerintah tengah memfinalisasi Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan lembaga sebagai dasar pelaksanaan operasional di lapangan.*